Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

3 Tempat Nunas Tamba atau Mohon Kesembuhan yang Jarang Diketahui Orang di Bali

I Putu Suyatra • Kamis, 9 Mei 2024 | 20:24 WIB
Pura Telaga Pingit, salah satu tempat memohon kesembuhan atau nunas tamba bagi umat Hindu di Bali.
Pura Telaga Pingit, salah satu tempat memohon kesembuhan atau nunas tamba bagi umat Hindu di Bali.

BALI EXPRESS - Masyarakat Hindu di Bali sangat percaya dengan adanya penyakit medis dan non medis. Makanya, ada istilah nunas tamba atau memohon kesembuhan. 

Selain itu, tidak jarang juga menjalani dua jalur pengobatan jika menghadapi masalah kesehatan.

Yakni melalui jalur medis yakni ke dokter atau rumah sakit. Dan jalur kedua adalah memohon kesembuhan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Biasanya untuk memohon kesembuhan atau nunas tamba tersebut dilakukan di berbagai tempat.

Berikut ada tiga lokasi tempat melukat atau pura yang bisa menjadi rekomendasi untuk memohon kesembuhan dari penyakit hingga keturunan.

Pura Penataran Pande Beng, Gianyar, Bali
Pura Penataran Pande Beng, Gianyar, Bali

1. Pura Penataran Pande Beng: Tempat Keramat di Gianyar untuk Memohon Kesembuhan, Karir, dan Keturunan

Pura Penataran Pande Beng di Kelurahan Beng, Gianyar, terkenal sebagai tempat suci untuk memohon berbagai hal, seperti kesembuhan, karir, dan keturunan.

Sejarah dan Keunikan Pura:

Manfaat Pura:

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Melukat di Bali: Pancoran Kelangu, Pancoran Ajaib di Gianyar yang Diyakini Sembuhkan Penyakit Kulit

Syarat dan Prosesi:

Informasi Tambahan:

Pura Batur Sri Murti di Tabanan
Pura Batur Sri Murti di Tabanan

2.  Pura Batur Sri Murti

Pura Batur Sri Murti di Tabanan memiliki beberapa palinggih dengan fungsi berbeda:

Keunikan:

Informasi tambahan:

Pura Telaga Pingit, salah satu tempat memohon kesembuhan atau nunas tamba bagi umat Hindu di Bali.
Pura Telaga Pingit, salah satu tempat memohon kesembuhan atau nunas tamba bagi umat Hindu di Bali.

3.  Pura Telaga Pingit: Keindahan Tersembunyi di Buleleng dengan Telaga Unik dan Cerita Mistis

Di tengah hutan Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terdapat sebuah pura unik bernama Pura Telaga Pingit.

Pura ini terkenal dengan telaganya yang airnya berasa agak pahit dan diyakini tidak pernah habis atau meluap.

Menelusuri Akses Menuju Pura

Perjalanan menuju Pura Telaga Pingit memakan waktu sekitar 2,5 jam dari Kota Singaraja. Setelah sampai di Desa Penyabangan, ikuti petunjuk menuju SMPN 4 Singaraja.

Sebelum menuju lokasi pura, terlebih dahulu kunjungi rumah Jro Putu Wita, pemangku Pura Telaga Pingit.

Dari rumah Jro Mangku Wita, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 menit melewati jalan setapak yang cukup kecil dan hanya bisa dilalui sepeda motor.

Batu Penetralisir dan Keunikan Telaga

Sebelum memasuki areal pura, terdapat batu besar yang diyakini sebagai penetralisir bagi pamedek yang datang dengan niat tidak baik.

Sampai di areal pura, Anda akan disambut oleh Jro Mangku Wita. Beliau akan menceritakan sejarah pura yang ditemukan oleh kakeknya, Pan Seriketat, pada tahun 1963.

Keunikan utama pura ini adalah telaganya yang airnya berasa agak pahit dan diyakini tidak pernah habis atau meluap.

Telaga ini dipercaya memiliki kekuatan untuk menyembuhkan penyakit non medis.

Cerita Mistis dan Daya Tarik Pura

Pura Telaga Pingit diyakini dijaga oleh dua perempuan cantik. Konon, Pan Seriketat pernah melihat dua sosok perempuan ini saat pertama kali menemukan telaga.

Pura ini menawarkan pesona alam yang indah dan suasana yang tenang, menjadikannya tempat yang sempurna untuk meditasi dan refleksi diri.

Informasi Tambahan:

 

Editor : I Putu Suyatra
#Pura Penataran Pande Beng #tempat melukat #bali #nunas tamba #gianyar #Pura Batur Sri Murti #hindu #pura #Pura Telaga Pingit #tabanan #buleleng