Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Berawal dari Danau yang Dibuat Raja Mengwi, Kini Jadi Tempat Melukat Umat Hindu Bali: Pancoran Solas Dipercaya untuk Pengobatan

Nyoman Suarna • Minggu, 26 Mei 2024 | 18:37 WIB
PANCORAN SOLAS: Mata air Pancoran Solas bersumber dari danau yang dibuat Raja Mengwi. Kini dipercaya umat Hindu Bali untuk pengobatan.
PANCORAN SOLAS: Mata air Pancoran Solas bersumber dari danau yang dibuat Raja Mengwi. Kini dipercaya umat Hindu Bali untuk pengobatan.

BALI EXPRESS – Salah satu daya tarik wisata spiritual di Bali saat ini adalah tempat melukat atau pembersihan diri.

Salah satu tempat melukat bagi umat Hindu Bali adalah Taman Mumbul.

Taman Mumbul terletak di Desa Sangeh, Abiansemal, Kabupaten Badung, sekitar satu kilometer dari obyek wisata alam Sangeh.

Sesuai dengan namanya, Taman Mumbul yang berarti sumber mata air yang keluar dari tanah.

Tokoh Masyarakat Desa Pakraman Sangeh, Ida Bagus Dipayana, menjelaskan, Taman Mumbul terbagi menjadi dua bagian utama.

Bagian selatan Taman Mumbul memiliki Pura Ulun Mumbul, sebuah pura besar yang dikelilingi oleh rerumputan hijau dan sebuah kolam ikan yang menambah keasriannya.

Sementara di bagian utara terdapat kolam besar yang menyerupai danau dengan air jernih dan pohon-pohon yang memantulkan warna hijau di permukaannya.

Di sini juga terdapat Pura Taman Mumbul yang dibangun menjorok ke tengah kolam.

Banyak mitos berkembang di masyarakat mengenai asal-usul Taman Mumbul.

Ada cerita tentang Raja Mengwi yang ingin membuat danau, dan ada pula cerita tentang seorang pedagang air yang menemukan sumber mata air setelah dagangannya tidak laku.

Taman Mumbul digunakan untuk berbagai prosesi keagamaan seperti Melasti, Nyegara Gunung, dan Nunas Tirta Panembak.

Ada sekitar 11 desa pakraman yang melaksanakan prosesi Melasti di Taman Mumbul.

Air dari sumber mata air di sini, yang dikenal dengan Tirta Pancaka Sari, juga digunakan untuk air minum dan pengobatan.

Taman Mumbul memiliki tempat melukat yang terdiri dari 11 pancoran, dikenal sebagai Pancoran Solas.

Konsep ini sudah ada sejak zaman dahulu dan bertujuan untuk penyucian diri dari berbagai dewa dan dewi.

Total ada lebih dari 20 pancoran di Taman Mumbul yang digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan spiritual.

Pancoran baru yang dipasang pada 7 Desember 2016 menambah makna khusus pada prosesi melukat di sini.

Ida Bagus Dipayana berharap Taman Mumbul terus berkembang sebagai destinasi pariwisata spiritual yang terbuka untuk semua orang, tidak hanya bagi umat Hindu.

Editor : Nyoman Suarna
#raja mengwi #melukat #pancoran solas #bali #pengobatan #hindu bali #hindu #danau