JARANG DIKETAHUI! Mengenal Banten Suci: Upakara Suci dalam Tradisi Hindu Bali yang Penuh Makna dan Nilai Tattwa Tinggi
I Putu Suyatra• Rabu, 29 Mei 2024 | 18:43 WIB
Makna Banten Suci bagi umat Hindu Bali.
BALI EXPRESS - Banten Suci adalah sarana upakara yang sangat dikenal oleh masyarakat Hindu Bali, biasanya digunakan pada upakara dengan skala madya dan utama.
Sesuai namanya, Banten Suci merupakan penjabaran dari bahasa Weda.
Menurut Lontar Tutur Sang Hyang Tapeni, Banten Suci merupakan bagian dari rangkaian upacara Dewa Yadnya, bermakna menyucikan atau memuliakan.
Banten ini menggunakan aksara-aksara suci dengan simbol-simbol berupa tumbuh-tumbuhan dan binatang, sesuai dengan tujuan Weda.
Ida Pedanda Gde Manara Putra Kekeran, menjelaskan bahwa salah satu tujuan agama Hindu adalah menuntun umatnya untuk memiliki Sradha dan rasabakti, agar dapat menolong diri sendiri dari ikatan samsara melalui perbuatan kebajikan (subhakarma).
Banten Suci membantu menyucikan tumbuhan dan binatang.
Simbol-simbol dalam Banten Suci mencakup bunga Temu, mewakili tumbuhan, cecak untuk binatang, dan cili yang menyerupai tubuh manusia.
Cili memohon kesucian Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit untuk keseimbangan alam semesta.
Banten Suci juga digunakan untuk menghaturkan pujian kepada Sang Hyang Widi atas penciptaan alam semesta, memberikan kesempatan bagi semua makhluk untuk memperbaiki karma mereka.
Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kelahiran di masa depan.
Simbol dalam Banten Suci, seperti jajan Bungan Temu sebagai simbol Bajra (kekuatan Sang Hyang Iswara), jajan Suci berbentuk Kerang (senjata Dupa, kekuatan Sang Hyang Mahesora), dan jajan berbentuk buah Kelongkang (senjata Gada, kekuatan Sang Hyang Brahma) menunjukkan kekuatan dewa-dewa dalam Dewata Nawa Sanga.
Selain sembilan senjata tersebut, ada juga jajan Bunga Temu Utuh sebagai simbol senjata Kadga atau Keris (kekuatan Sang Hyang Sadha Siwa) dan jajan berbentuk cecak atau Sastra Ongkara sebagai simbol senjata Dwaja (kekuatan Sang Hyang Parama Siwa).
Banten Suci memiliki nilai Tattwa yang sangat tinggi.
Hanya mereka yang dituntun oleh sastra agama yang benar-benar memahami maknanya.
Di Bali, dikenal beberapa jenis Banten Suci, seperti Suci Sari dan Suci Alit atau Suci Putih Kuning.
Asal-usul dan Makna Banten Suci:
Berasal dari bahasa Weda: Banten Suci memiliki makna untuk menyucikan atau memuliakan. Sesuai dengan namanya, Banten Suci merupakan penjabaran dari bahasa Weda yang menggunakan aksara-aksara suci.
Simbol-simbol suci: Banten Suci menggunakan simbol-simbol suci berupa tumbuh-tumbuhan dan binatang yang memiliki makna universal. Simbol-simbol ini mewakili manusia, alam semesta, dan kekuatan dewa-dewi.
Menyempurnakan Sradha dan Rasabakti: Banten Suci membantu umat Hindu untuk menuntun umatnya untuk tetap memiliki Sradha (keyakinan) dan Rasabakti (pengabdian) kepada Sang Hyang Widi.
Meningkatkan Kualitas Kehidupan: Banten Suci diyakini dapat meningkatkan kualitas kehidupan di alam semesta, termasuk kehidupan manusia. Dengan demikian, semua makhluk memiliki kesempatan untuk memperbaiki karmanya dan mencapai kelahiran yang lebih baik di kehidupan mendatang.
Menghindarkan dari Status Kafir: Banten Suci diyakini dapat menghindarkan manusia dari status kafir. Hal ini karena di dalam Banten Suci terdapat simbol yang mendekati bentuk saktinya Sang Hyang Widi.
Simbol-simbol Penting dalam Banten Suci:
Bunga Temu: Simbol senjata Bajra, kekuatan Sang Hyang Iswara.
Kerang: Simbol senjata Dupa, kekuatan Sang Hyang Mahesora.
Kelongkang: Simbol senjata Gada, kekuatan Sang Hyang Brahma.
Panji: Simbol senjata Danda, kekuatan Sang Hyang Rudra.
Kekuluban: Simbol Senjata Nagapasa, kekuatan Sang Hyang Mahadewa.
Kebeber: Simbol senjata Moksala, kekuatan Sang Hyang Sangkara.
Karna: Simbol Cakra, kekuatan Sang Hyang Wisnu.
Candigara: Simbol senjata Trisula, kekuatan Sang Hyang Sambu.
Dedalas: Simbol senjata Padma dan Yoni, kekuatan Sang Hyang Siwa.
Bunga Temu Utuh: Simbol senjata Kadga atau Keris, kekuatan Sang Hyang Sadha Siwa.
Cecak: Simbol senjata Dwaja, kekuatan Sang Hyang Parama Siwa (Sang Hyang Widi).
Suci Sari: Digunakan dalam upacara yang lebih kecil.
Suci Alit atau Suci Putih Kuning: Digunakan dalam upacara yang lebih besar.
Banten Suci merupakan upakara Hindu yang kaya makna dan nilai tattwa. Memahaminya dengan baik akan membantu umat Hindu untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widi dan mencapai kehidupan yang lebih baik.
List gaji pelatih di Liga Inggris (The Sun) Editor : I Putu Suyatra