Berikut tata cara sembahyang umat Hindu saat melakukan Tri Sandhya. Sebelum kita mulai sembahyang kita terlebih dahulu membersihkan diri dengan mulai: Ucapkan matram untuk Dupa: Om Ang Dupa Dipastra Ya Namah Swaha.
Kemudian untuk Bunga: OM Puspa Danta Ya Namah Swaha
- Asana:
Posisi duduk yang benar dan rapi Matram:
Om Bajra sana Ya namah Swaha (Wanita),
Om Padmasana ya namah Swaha (Laki)
Om Prasada Stiti sarira Siwa Suci Nirmala ya namah swaha
- Pranayama yaitu : mengheningkan pikiran hanya tertuju kepada beliau dengan kata A U M (Ang=Tarik Nafas, Ung = Tahan nafas, Mang = keluarkan nafas)
- Kara Sudana:
Membersihkan tangan
-Tangan kanan tengadah: Om Kara Sudhamam swaha
- Tangan kiri diatas: Om kara Hati sudhamam swaha
- Lantunkan Matram Tri Sandya.
Setelah selesai barulah mulai sembahyang. Dalam Hindu, Sembahyang dilakukan 3 x sehari atau sesuaikan dengan situasi atau Desa, Kala dan Patra.
Sembahyang dilakukan dengan Panca sembah.
- Muspa Puyung
Matram: Om Atma Tattvatma Suddha Mam Swaha
artinya: Oh Hyang Widhi sucikanlah diri hamba
- Muspa dengan Bunga (Putih) ditujukan kepada Dewa Surya (Raditya)
Matram: Om Adityasyaparam jyoti rata tejo namo stute svetapankaja madhyas thah bhaskarayo namo stute
- Muspa dengan Kwangen ditujukan kepada Sanghyang Widhi Wasa sebagai Ista Dewata dengan segala Manifestasinya
Matram: OM Brahma,Wisnu,Isvara Devam Tri Purusa sudhatmakam,Tri Deva Tri Murti Lokham Sarwa wigene winarsanam
- Muspa dg Kwangen mhn Peanugrahan kepada Sang Hyang Widhi Wasa agar kita sll dlm lindunganNYA
Matram: Om Anugrahaka Manuhara, Devadatta Nugrahaka, Arcanam sarva pujanam,namah sarva Nugrahaka, Om Deva Devi Mahasiddhi, yajnangga nimalatmaka, Laksmi siddhisca dirgayuh nirvighna sukha vrddhisca
- Muspa Puyung
Matram: OM Deva suksma paramacintya ya namah Svaha
Setelah slsi sembahyang Ida Brahmana atau Pinandita akan memberikan Tirta dan Bija sebagai Simbol kehidupan
Sebut saja Bija adalah merupakan sarana terakhir setelah sembahyang, Umumnya umat kita banyak yang tdk paham dlm penempatan bija terkadang jumlahnya berlebihan, jadi penggunaannya tidak bermakna.
- Bija adalah lambang kehidupan atau benih pemberian Tuhan
- Bija sebagai anugrah Tuhan, sebagai lambang Tumbuh dan berkembangnya kesucian diri dan meningkatkan kualitas spiritual
- Bija seyogyanya dibuat dari beras yg utuh artinya tdk patah dan direndam dengan air cendana agar harum
Penempatan Bija tetap memperhatikan jumlah bija yang bagus pilih yang utuh jml nya ganjil minimal 3 sbg lambang manifestasi Tuhan
- 3 Bija di kening denga Mantram Om Sriyam Bhawantu
Berarti Pikiran yg baik berkat anugrah Tuhan
- 3 Bija di pangkal Tenggorokan Mantram Om Sukham Bhawantu
Bermakna telah bersemayamnya kesucian diri
- 3 Bije Ditelan Mantram
Om Purnam Bhawantu
Berkat karunia Tuhan telah meningkatkan kualitas hidup seseorang
Editor : I Putu Mardika