Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BISA DICOBA BAGI YANG SERET KETURUNAN: Larangan di Pura Ini Sangat Tak Biasa bagi Umat Hindu Bali, Diyakini sebagai Tempat Mohon Keturunan

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 20 Juni 2024 | 22:33 WIB
Pura Keraban Langit di Desa Sading, Kabupaten Badung, Bali
Pura Keraban Langit di Desa Sading, Kabupaten Badung, Bali

BALIEXPRESS.ID - Pura, tempat suci Hindu Bali, umumnya identik dengan bunyian genta, asap dupa harum, dan percikan tirta yang membasahi ubun-ubun pemedek usai sembahyang.

Namun, Pura Keraban Langit di Desa Sading, Kabupaten Badung, Bali, memiliki keunikan tersendiri karena tidak memperkenankan penggunaan genta dalam pelaksanaan yadnya.

Tokoh Desa Adat Sading, I Ketut Witera, mengungkapkan hal ini saat ditemui Bali Express (Jawa Pos Group) di rumahnya, Banjar Karang Suwung, Sading, Badung.

Daya Tarik Pura Keraban Langit

Pura Keraban Langit terletak di sebuah goa dengan lubang di atasnya yang memungkinkan sinar matahari masuk.

Masyarakat sekitar mengenalnya sebagai Pura Keraban Langit. Sejak salah satu pemedek mengunggah kunjungannya di media sosial, pura ini menjadi daya tarik bagi penggemar wisata rohani.

Menurut cerita pemedek, doa-doa yang dipanjatkan di sini sering terkabul, asalkan disertai rasa dan pikiran yang tulus.

Witera menyebutkan bahwa sumber sejarah pasti terkait keberadaan pura ini belum ditemukan, tetapi prasasti Sading Isaka 923 menunjukkan bahwa pura ini telah ada sejak masa pemerintahan Sri Udayana.

Mitologi dan Sejarah Pura

Witera juga mengisahkan mitologi Bali terkait Pura Keraban Langit.

Konon, sebelum kelahiran Sri Masula dan Sri Masuli, ayah mereka memohon keturunan kepada Bhatara di Gunung Tohlangkir (Gunung Agung).

Atas petunjuk Bhatara, seorang Brahmana bernama Ida Pedanda ditugaskan mencari Tirta Selaka.

Ketika sampai di Desa Sading, ia bertemu seorang penjahat di dalam goa yang akhirnya menunjukkan lokasi Tirta Selaka.

Tirta ini dipercaya menjadi berkah kelahiran Sri Masula dan Sri Masuli.

Sejak berdirinya Kerajaan Mengwirajya pada tahun 1634 di bawah pimpinan I Gusti Agung Putu, Desa Sading termasuk wilayah kekuasaannya.

Pengawasan Pura Keraban Langit diserahkan kepada Puri Sading dan masyarakat setempat.

Keunikan Fisik Pura

Pura Keraban Langit terletak di pinggir jurang dengan sungai di depannya, berada dalam goa besar dengan lubang di atap yang memungkinkan sinar matahari masuk.

Di dalam goa, terdapat aliran air jernih yang disebut Tirta Selaka. Pura ini dinamakan Keraban Langit karena atap goa yang terbuka ke langit.

Piodalan di Pura Keraban Langit jatuh pada Buda Wage Ukir, dengan sarana sesayut sekaligus pengambean, tanpa penggunaan genta.

"Pantangan penggunaan genta ini untuk menghormati Ida Pedanda yang diyakini bersthana di sana. Pemedek yang cuntaka juga dilarang nangkil," ungkapnya.

Tempat Mempohon Keturunan 

Seringkali pemedek yang datang terlihat seperti hanya untuk sembahyang, namun banyak doa mereka terkabul karena ketulusan dan usaha mereka.

Oleh karena itu, ketika mereka kembali untuk bersembahyang, banyak yang menghaturkan sesangi (janji yang pernah diucapkan), berupa dana punia, kain pura, bahkan perbaikan bangunan pura yang membutuhkan renovasi.

"Banyak pemedek datang untuk kedua kalinya guna menunaikan sesangi setelah mendapatkan keturunan. Dari situ, saya tahu bahwa banyak yang datang ke sini untuk memohon keturunan," kata I Ketut Witera.

Kesaksian Pengunjung

Ni Made Novita Yanti, seorang pemedek, mengaku kagum dengan keindahan pura ini yang tersembunyi di dalam goa.

Meskipun letaknya dekat dari tempat tinggalnya, ia baru menyadari keindahan pura ini pada usia 25 tahun.

Novita juga menceritakan temannya yang menangis haru di dalam goa, terkesan oleh kemegahan ciptaan Tuhan.

Dengan segala keunikan dan sejarahnya, Pura Keraban Langit di Desa Sading tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menarik bagi wisatawan rohani yang mencari pengalaman spiritual yang berbeda. ***

 

 
Editor : I Putu Suyatra
#pura keraban langit #Genta #bali #keturunan #mitologi #hindu #sejarah