Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Anak Kerap Menangis Tanpa Sebab? Jro Bayu Bagikan Cara Ngelungsur Tamba Untuk Pengobatan Non Medis

Wiwin Meliana • Sabtu, 29 Juni 2024 | 17:45 WIB

Jro Bayu membagikan cara untuk ngelungsur tamba ketika anak sakit
Jro Bayu membagikan cara untuk ngelungsur tamba ketika anak sakit

BALIEXPRESS.ID-Memiliki anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun atau balita dibutuhkan perawatan dan perhatian yang ekstra.

Bahkan ketika anak sakit, orang tua dituntut untuk peka dan tahu Langkah pengobatan yang dilakukan untuk merawat anak-anak.

Namun jika sudah dibawa berobat secara medis, anak yang sakit tak kunjung sembuh ada baiknya diobati secara non medis.

Baca Juga: PWI Desak Polisi Usut Tuntas Pembakaran Rumah yang Menewaskan Wartawan di Karo Sumut

Jro Bayu Ivander seorang penekun spiritual di Bali membagikan tips cara ngelungsur tamba atau obat untuk mengobati anak-anak yang sakit.

Obat yang ditunas ini khusus untuk mengobati keluhan non medis apa anak seperti perut kembung, panas demam, batuk, pilek dan menangis tanpa sebab di malam hari.

“Ini merupakan alternatif kedua, jika anak-anak yang sakit sudah dilakukan pengobatan secara medis namun tidak sembuh,” jelasnya melalui video yang diunggah pada akun Instagramnya dikutip pada Sabtu (29/06).

Baca Juga: Gencar Liputan Perjudian dan Narkoba, Wartawan dan Keluarga Ditemukan Tewas Terbakar

Dalam video tersebut, Jro Bayu menyebut sarana yang digunakan adalah canang satu buah, 3 buah dupa, minyak telon atau kayu putih dan bawang merah bakar.

“Karena pengobatan niskala anak-anak dan dewasa itu berbeda maka mantram yang digunakan juga berbeda, karena memiliki kapasitas energi yang berbeda,” jelasnya.

Sebelum merafalkan mantram, wajib melakukan puja Tri Sandya atau Gayatri Mantram.

Baca Juga: MIRIS! Siswi SMP Dicabuli Hingga 5 Kali oleh Pemuda Buleleng, Warganet Minta Pelaku Dihukum Mati

Setelah itu merafalkan mantram, dupa dipadamkan di minyak yang sudah diawadahi.

Setelah itu, colek minyak kemudian buat tapak dara di kening, kemudian pada pusar.

Setelah itu usapkan minyak tersebut di telapak kaki.

“Lakukan metode ini ketika anak Sudah ditangani medis namun belum sembuh maksimal, artinya sebagai alternatif kedua,” jelasnya.

BERI EDUKASI: Matur Husaiyri (pegang mik) saat menyampaikan materi di gedung rektorat UTM lantai 10 pada Jumat (28/6).
BERI EDUKASI: Matur Husaiyri (pegang mik) saat menyampaikan materi di gedung rektorat UTM lantai 10 pada Jumat (28/6).
Editor : Wiwin Meliana
#anak sakit #penekun spiritual #Jro Bayu #tamba