BALIEXPRESS.ID-Pengobatan secara niskala menjadi alternatif kedua jika pengobatan yang dilakukan secara medis tak membuahkan hasil.
Saat anak-anak yang berumur dibawah 5 tahun sakit, umat Hindu dapat melakukan ritual niskala untuk memohon obat.
Seorang Penekun Spiritual Jro Bayu Ivander mengungkap ritual ini dapat dilakukan sendiri di rumah.
Melalui akun media sosial Instagramnya, Jro Bayu mengungkap tamba yang dilungsur ini khusus untuk mengatasi sakit dengan keluhan perut kembung, panas, batuk pilek, dan juga menangis tanpa sebab pada anak.
Sarana yang diperlukan pun sangat mudah dan sederhana.
Kalian perlu menyiapkan satu buah canang, tiga buah dupa, minyak telon atau kayu putih dan juga bawang merah bakar.
Sebelum merafalkan mantram, wajib melakukan puja Tri Sandya atau Gayatri Mantram.
Berikut ini merupaka matram yang bisa diucapkan untuk ngelungsur tamba untuk anak yang sedang sakit.
Ong idep aku Sang Hyang Guru Reka
Sang Hyang Dasa Bayu Pramana anguripaken
Bayu kasasar bayu karogan bayu kadesti
Teka urip, ANG Ung Mang, Waras 3x
Baca Juga: Gencar Liputan Perjudian dan Narkoba, Wartawan dan Keluarga Ditemukan Tewas Terbakar
Masusupan maring srana minyak medadi tamba
Ngeseng sarwaning mala sarwaning leteh
Makahuriping ring bhuana agung lan bhuana alit
Ngurip bayu, sabda ide plan sarira
Urip Dasa Bayu Wisesa. .
Baca Juga: MIRIS! Siswi SMP Dicabuli Hingga 5 Kali oleh Pemuda Buleleng, Warganet Minta Pelaku Dihukum Mati
Setelah itu matikan dupa di dalam minyak yang telah disiapkan.
Buat tapak dara dengan minyak yang telah dimantrai itu di kening dan pusar.
Setelah itu gunakan minyak itu untuk membaluri kaki anak-anak yang sedang sakit.
“Anak menangis di sore hari atau menjelang malam, atau sudah mendapatkan penanganan medis tapi belum sembuh dapat menggunakan metode niskala ini,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana