Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nangkil ke Pura Silayukti, Cobalah Semedi di Pelinggih Payogan, Permohonan Sering Dikabulkan

I Putu Mardika • Minggu, 30 Juni 2024 | 03:56 WIB

Pelinggih Payogan di Pura Silayukti yang kerap dijadikan tempat semedi oleh pemdek
Pelinggih Payogan di Pura Silayukti yang kerap dijadikan tempat semedi oleh pemdek
BALIEXPRESS.ID-Umat Hindu yang nangkil ke Pura Silayukti di Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali juga bisa melakukan semedi di Pelinggih Payogan.

Banyak pemedek sudah membuktikannya, karena sering doa terkabulkan.

Terdapat empat kompleks pemujaan di Pura Silayukti. Di bagian utara adalah pura sebagai tempat pemujaan Mpu Kuturan.

Beliau dipuja di Meru Tumpang Tiga menghadap ke selatan. Meru Tumpang Tiga inilah sebagai pelinggih utama di kompleks Pura Pasraman Mpu Kuturan.

Baca Juga: Umat Hindu Wajib Tahu! Pura Silayukti jadi Saksi Bisu Moksanya Mpu Kuturan

Di barat agak ke utara dari Pura Pasraman Mpu Kuturan ini terdapat Pura Taman Beji sebagai tempat memohon tirtha sebagai sarana utama pada saat upacara di Pura Pasraman Silayukti.

Di kompleks bagian selatan dari Pura Pasraman Mpu Kuturan terdapat kompleks pura sebagai tempat pemujaan Mpu Bharadah.

Di pura ini Mpu Bharadah dipuja di Meru Tumpang Tiga juga, cuma menghadapi ke barat. Sedangkan tempat meditasi Mpu Kuturan sebagai kompleks

Pangliman 1 Bhaga parahyangan Desa Adat Padangbai Nyoman Suarsana menyebutkan, jika di Pura Silayukti berstana Mpu Kuturan, maka di Pura Tanjungsari dipuja Mpu Baradah yang merupakan saudara dari Mpu Kuturan.

Di pura ini ada empat tahapan persembahyangan.

Pertama dilaksanakan di Pura Tanjung Sari, Pura Telaga Mas (sebagai taman) Ida Bhatara Mpu Kuturan, selanjutnya bersembahyang di Payogan.

Baca Juga: Unik, Pura Tirta Segening Pusat ritual Brahmana di Bali sejak Dulu, Erat dengan Kisah Dang Hyang Nirartha

“Di payogan pemedek yang nangkil bisa melakukan semedi, pasti akan diberikan. Karena banyak yang sudah membuktikan, permintaan sering dikabulkan, dan banyak yang menceritakan kisahnya” paparnya.

Pelinggih di Pura Silayukti diantaranya pelinggih pengayatan Lempuyang Luhur, Lempuyang Madya, Pengayatan Bhatara Candi Dasa, Sapta Patala, Panca Tirta, pelinggih Rwa Bhineda.

Ia menambahkan, Lima orang suci yang bersaudara itu disebut Panca Pandita atau Panca Tirtha. Beliau itu adalah Mpu Gnijaya, Mpu Sumeru, Mpu Ghana, Mpu Kuturan dan Mpu Bharadah.

Yang paling banyak berjasa menata kehidupan sosial religius Hindu di Bali adalah Mpu Kuturan. Hal ini dinyatakan dalam berbagai pustaka kuna yang ditulis dalam daun lontar.

Pujawali di Pura Silayukti dilaksanakan saat Buda Kliwon Pahang. Pemedek yang nangkil dari berbagai pelosok Bali.

“Selain pujawali kadang saat hari tertentu, seperti purnama tilem, maajar ajar juga ramai nangkil kesini,” pungkasnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#Manggis #bali #Silayukti #padangbai #hindu bali #Payogan #hindu #pura #Mpu Baradah #karangasem #mpu kuturan