Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Daftar 70 Titik Suci Kawasan Teluk Benoa: Kawasan Suci Hindu Bali yang Kaya Sejarah dan Budaya

I Putu Suyatra • Sabtu, 13 Juli 2024 | 00:35 WIB

Kawasan Teluk Benoa di Bali.
Kawasan Teluk Benoa di Bali.

BALIEXPRESS.ID - Teluk Benoa di Bali bukan hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sejarah yang tinggi.

Berdasarkan keputusan Pesamuhan Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia nomor 1/Kep/Parisada/IV/2016 dan hasil penelitian, Teluk Benoa ditetapkan sebagai kawasan suci.

Penelitian dan Bukti Sejarah

Penelitian yang dilakukan oleh DR Sugi Lanus, Ketua Umum Yayasan Pelestarian Budaya Bali, menguatkan penetapan Teluk Benoa sebagai kawasan suci.

Baca Juga: Mistis! ada Keris Pusaka Muncul di Pura Wayah Dalem Majapahit, Ada Batu Krakah Modre

Empat lontar kuno, yaitu Babad Bhumi, Babad Tusan Tattwa Kalawasan Petak, Pangrincik Babad, dan Babad Dalem, menyebutkan tentang kesucian Teluk Benoa.

Lontar-lontar ini menceritakan tentang keberadaan Pura Sakenan, Pulau Serangan, dan Teluk Benoa sebagai bagian dari kawasan suci Serangan.

Pura Sakenan didirikan pada tahun 705 Masehi, dipugar pada tahun 921 Masehi dan 999 Masehi, dan direnovasi kembali pada tahun 1805 Masehi.

Baca Juga: Berawal dari Bebaturan, Ada Arca Mahapatih Gajah Mada di Pura Dalem Majapahit Nusa Lembongan

Peran Penting Teluk Benoa

Teluk Benoa memiliki peran penting dalam sejarah Bali Kuno. Kawasan ini menjadi pusat maritim, pelabuhan kuno yang ramai, dan bentang alam strategis untuk perbaikan kapal dan penangkapan ikan.

Selain itu, Teluk Benoa juga menjadi situs perjalanan suci Dang Hyang Nirartha dan Dang Hyang Astapaka.

Baca Juga: Mitos Watunggunung Runtuh, Diawali Kajeng Kliwon Pemelas Tali, Jumat Kliwon Tepat untuk Melakukan Tapa Brata Yoga Semadi

Keindahan Alam dan Budaya

Teluk Benoa dianugerahi keindahan alam yang luar biasa. Perairannya yang jernih, pantai berpasir putih, dan hutan mangrove yang rimbun menjadikannya daya tarik wisata yang tak terlupakan.

Di kawasan ini juga terdapat berbagai pura suci, seperti Pura Segara Desa Pakraman Serangan, Pura Sakenan, dan Pura Dalem Luhur Segara Batu Lumbung.

70 Titik Suci di Teluk Benoa

Hasil penelitian dan Pemetaan Planologi Tim Planologi Mahasiswa UNHI menemukan 70 titik suci di kawasan Teluk Benoa.

Titik-titik suci ini menjadi bukti kekayaan spiritual dan budaya kawasan ini.

Baca Juga: Pohon Tri Murti di Pura Antaboga Kecamatan Glenmore Banyuwangi, Jadi Saksi tempat Bertapa Rsi Markandeya

Upaya Pelestarian

Penetapan Teluk Benoa sebagai kawasan suci bukan hanya untuk menjaga nilai spiritual dan sejarahnya, tetapi juga untuk melindungi kelestarian alam dan budayanya.

Diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak untuk melestarikan kawasan ini agar tetap menjadi warisan budaya yang berharga bagi Bali dan Indonesia.

Berikut 70 Titik Suci di Kawasan Teluk Benoa:

  1. Pura Segara Desa Pakraman Serangan
  2. Pura Sakenan Wadon
  3. Pura Pasamuan Sakenan
  4. Pura Sakenan
  5. Pura Tirta Arum Desa Pakraman Serangan
  6. Pura Prapat Nunggal
  7. Pura Segara Pelabuhan Benoa
  8. Pura Tengah Teluk
  9. Pura Dalem Luhur Segara Batu Lumbung
  10. Pura Luhur Candi Narmada
  11. Pura Griya Tanah Kilap
  12. Pura Griya Anyar Tanah Kilap
  13. Pura Campuhan Kuta
  14. Taru Agung
  15. Pura Padang Seni Desa Pakraman Tuban
  16. Pura Karangasem
  17. Pura Taman Citra Arum
  18. Pura Dalem Segara Kauh Desa Pakraman Kelan
  19. Pura Dalem Tanjung Desa Pakraman Kelan
  20. Pura Dalem Batur Satria Mas Dukuh Desa Pakraman Kelan
  21. Pura Segara Desa Pakraman Kedonganan
  22. Pura Penataran Desa Pakraman Kedonganan
  23. Pura Dalem Desa Pakraman Kedonganan
  24. Pura Penatahan Desa Pakraman Jimbaran
  25. Pura Taman Sari Desa Pakraman Tanjung Benoa
  26. Pura Suwung Deluang Desa Pakraman Tanjung Benoa
  27. Pura Segara Desa Pakraman Tanjung Benoa
  28. Pura Gading Sari Desa Pakraman Tanjung Benoa
  29. Pura Beji Desa Pakraman Tanjung Benoa
  30. Pura Gaing-Gaing Desa Pakraman Tanjung Benoa
  31. Pura Karang Tengah
  32. Loloan/Sawangan
  33. Loloan Kembar
  34. Loloan Kelad Mati
  35. Loloan Nunggak
  36. Loloan Pudut
  37. Loloan Kepah
  38. Loloan Delundung
  39. Sawangan Cenik
  40. Loloan Bualu
  41. Sawangan Mumbul
  42. Loloan Jimbaran
  43. Loloan Muntig Sanggah
  44. Loloan Dukuh
  45. Loloan Kedonganan
  46. Loloan Tuban
  47. Loloan Geredeg
  48. Loloan Kuta
  49. Loloan Candi Narmada
  50. Loloan Sanggaran
  51. Loloan Batu Api
  52. Muntig Pura
  53. Muntig Kuta
  54. Muntig Tuban
  55. Muntig Kak Gruak
  56. Muntig Kelan
  57. Muntig Patujuan
  58. Muntig Prapat Menceng
  59. Muntig Mumbul
  60. Muntig Sanggah Cucuk
  61. Muntig Kedutan
  62. Muntig Cenik
  63. Muntig Ampuhan
  64. Muntig Belong
  65. Muntig Gundul
  66. Muntig Dauh Sawang
  67. Muntig Tegeh
  68. Muntig Celak Pande
  69. Muntig Sambing
  70. Muntig Tanggal

Sumber: hasil riset dan pemetaan planologi Tim Planologi Mahasiswa UNHI

Editor : I Putu Suyatra
#kawasan suci #bali #teluk benoa #hindu