BALIEXPRESS.ID - Pura Kancing Gumi, yang terletak di Banjar Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, menyimpan misteri yang mendalam tentang sejarah dan kepercayaan masyarakat Hindu Bali.
Menurut Lontar Dewa Purana, terungkap dalam sejarah pura ini memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan Pulau Bali.
Mitos Penciptaan Pulau Bali
Konon, pada masa awal terbentuknya Pulau Bali, kondisi pulau ini sangat tidak stabil.
Untuk mengatasi masalah ini, Bhatara Hyang Pasupati menancapkan puncak Gunung Semeru di Pulau Bali.
Selain itu, Beliau juga menyebarkan banyak Lingga sebagai penanda atau pacek. Salah satu Lingga yang paling utama berada di Pura Kancing Gumi.
Lingga inilah yang dianggap sebagai penekek atau penjaga kekuatan utama Pulau Bali.
Misteri Lingga Pasupati
Lingga Pasupati di Pura Kancing Gumi memiliki bentuk yang unik dan dianggap sebagai perwujudan dari Tri Murti (Brahma, Wisnu, dan Siwa).
Menurut cerita rakyat, Lingga ini memiliki panjang sekitar 15 depa dan tidak ditemukan pangkalnya ketika pertama kali ditemukan.
Hal ini semakin memperkuat keyakinan masyarakat bahwa Lingga ini memiliki kekuatan spiritual yang sangat besar.
Pentingnya Pura Kancing Gumi bagi Masyarakat Bali
Pura Kancing Gumi tidak hanya menjadi tempat pemujaan, tetapi juga menjadi simbol kesatuan dan keseimbangan bagi masyarakat Bali.
Keberadaan Lingga Pasupati di pura ini dianggap sebagai bukti nyata tentang kekuatan spiritual leluhur dan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Pura Kancing Gumi adalah salah satu bukti nyata tentang kekayaan budaya dan sejarah Bali. Mitos Lingga Pasupati yang tersimpan di pura ini memberikan kita pemahaman yang lebih dalam tentang kepercayaan dan nilai-nilai spiritual masyarakat Bali.
Dengan menjaga dan melestarikan pura ini, kita turut menjaga warisan budaya leluhur kita. ***
Editor : I Putu Suyatra