Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Beji Langon di Mengwi: Tempat Suci Hindu Bali untuk Pemujaan Siwa Buddha dan Dewi Gangga

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 9 Agustus 2024 | 13:31 WIB
Pura Beji Langon, terletak di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Bali.
Pura Beji Langon, terletak di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Bali.

BALIEXPRESS.ID - Pura Beji Langon, yang terletak di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, merupakan salah satu pura tua Hindu Bali yang memiliki sejarah panjang dalam pemujaan Siwa Buddha.

Salah satu ciri khas pura ini adalah adanya patung gajah besar yang menjadi penopang patung dua pendeta, simbol dari Siwa dan Buddha.

Menurut Mangku Pura Beji Langon, I Gusti Ngurah Wirawan, patung ini mencerminkan masa ketika Pura Beji Langon menjadi pusat pemujaan Siwa Buddha.

Pemujaan Dewi Gangga dan Sang Hyang Rambut Sedana

Di Pura Beji Langon, Dewi Gangga dipuja sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widhi yang bertugas menyucikan alam semesta.

Pura ini berfungsi sebagai tempat pesucian bagi Ida Bhatara dan sebagai tempat pengelukatan bagi manusia, baik secara sekala maupun niskala.

Patung Dewi Gangga dapat ditemukan di beberapa lokasi, termasuk di tengah kolam utama dan pada tebing padas di sisi timur kolam.

Selain Dewi Gangga, Pura Beji Langon juga merupakan tempat pemujaan Sang Hyang Rambut Sedana, yang dalam mitologi Hindu dikenal sebagai Dewi Kemakmuran atau Dewi Laksmi.

Piodalan di pura ini jatuh pada hari Buda Cemeng Kelawu, yang secara khusus ditujukan untuk pemujaan terhadap Ida Bhatara Rambut Sedana sebagai simbol dewa kemakmuran.

Pemujaan Dewi Laksmi juga didukung oleh adanya patung batu padas berwujud Dewi Laksmi yang ditemukan di Sambiyang utama Pura Beji.

Ritual Pengelukatan di Pura Beji Langon

Pura Beji Langon juga dikenal sebagai tempat untuk melakukan ritual pengelukatan atau melukat.

Masyarakat yang ingin melukat di sini diharapkan membawa pejati.

Sebelum prosesi melukat, mereka harus melakukan pembersihan diri secara sekala dengan mandi di pancuran yang terletak di sisi barat pura.

Setelah itu, ritual melukat dilakukan dengan menghaturkan pejati di pelinggih utama Pura Beji Langon. Prosesi ini diakhiri dengan persembahyangan sebelum dan sesudah melukat.

Pura Beji Langon tidak hanya menjadi tempat penting dalam sejarah pemujaan Siwa Buddha, tetapi juga sebagai pusat spiritual bagi mereka yang mencari kesucian dan kemakmuran melalui ritual pengelukatan dan pemujaan Dewi Gangga serta Sang Hyang Rambut Sedana. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#melukat #bali #mengwi #Pura Beji Langon #hindu #sejarah