BALIEXPRESS.ID - Pura Beji Langon, yang terletak di Banjar Langon, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, terkenal dengan arsitektur uniknya yang terdiri dari batu padas berusia ratusan tahun dan dihiasi dengan berbagai ornamen Hindu Bali kuno.
Namun, daya tarik Pura Beji Langon tidak hanya berhenti pada keindahan arsitekturnya.
Pura Beji Langon di taman ini juga menyimpan sebuah legenda unik tentang ikan Julit, "penghuni" sakral yang telah menjadi bagian dari sejarah tempat tersebut.
Menurut I Gusti Ngurah Wirawan, Pemangku Pura Beji Langon, ikan Julit dianggap sebagai "duwe" atau peliharaan suci dari pura ini.
Ikan tersebut telah menghuni kolam utama Pura Beji Langon sejak zaman dahulu dan memiliki keunikan tersendiri: ikan ini hanya akan menampakkan diri kepada orang-orang yang "berjodoh" dengannya.
Mangku Wirawan menjelaskan bahwa jika seorang pemedek tidak berjodoh dengan ikan Julit, maka ikan tersebut tidak akan muncul, bahkan jika dipancing dengan makanan favoritnya, telur ayam.
Namun, bagi mereka yang berjodoh, ikan Julit akan muncul secara tiba-tiba tanpa perlu dipancing.
Keunikan lain dari ikan Julit ini adalah siklus hidupnya yang misterius.
Meskipun hanya ada satu ikan Julit di kolam, keberadaannya tidak pernah terputus.
Ikan ini memiliki rentang hidup sekitar empat hingga lima tahun.
Setelah mencapai akhir usianya, ikan Julit akan mati dan mengambang di tengah kolam.
Menurut Mangku Wirawan, ketika ikan Julit mati, panjangnya bisa mencapai lebih dari satu meter.
Setelah itu, ikan pengganti akan muncul dengan sendirinya di tempat yang sama, seolah-olah menggantikan ikan sebelumnya.
Karena ikan Julit dianggap keramat, kematiannya diperingati dengan ritual khusus.
Ikan yang telah mati akan dibersihkan, dibungkus dengan kain kasa putih, dan dimakamkan di area utara Pura Beji Langon, yang ditandai dengan adanya pohon puring.
Ritual sederhana ini dilakukan sesuai dengan aturan Soda Putih Kuning.
Mangku Wirawan juga menambahkan bahwa ikan pengganti yang muncul setelah ikan Julit mati sudah dalam kondisi dewasa, meskipun tidak sebesar pendahulunya.
Seiring berjalannya waktu, ikan ini akan tumbuh besar dan panjang, melanjutkan siklus yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Taman Beji Langon dengan segala keunikannya, termasuk legenda ikan Julit, menjadikannya tempat yang penuh dengan cerita dan keajaiban, menarik untuk dikunjungi bagi mereka yang ingin merasakan nuansa spiritual dan budaya yang kaya di Bali. ***