BALIEXPRESS.ID - Pura Dalem Sempua, yang terletak di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dikenal sebagai tempat suci Hindu Bali yang penuh dengan aura mistis.
Bagi siapa saja yang memasuki kawasan ini, ada sejumlah pantangan yang harus dijaga dengan ketat.
Melanggar aturan ini bisa berakibat pada kejadian-kejadian aneh yang tidak bisa dijelaskan secara logis.
Aturan Tak Tertulis yang Wajib Dipatuhi
Menurut Jro Mangku Ni Luh Candra, Pemangku Pura Dalem Sempua, pura ini sering dikunjungi oleh masyarakat, baik dari Desa Adat Dalung maupun dari luar.
Banyaknya pengunjung membuat aturan tak tertulis di pura ini kadang dilanggar tanpa sengaja.
Salah satu pantangan yang paling penting adalah tidak boleh berbicara sembarangan, apalagi mengumpat di tempat suci ini.
"Beberapa pantangan sering kali dilanggar oleh pamedek (umat yang bersembahyang) atau orang yang hanya sekadar ingin melihat-lihat atau memancing di sekitar sungai," ujar Mangku Luh Candra kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Kamis (12/1/2017).
Kisah-Kisah Aneh Akibat Melanggar Pantangan
Mangku Luh Candra menceritakan salah satu kejadian aneh yang pernah dialami oleh seorang pemancing asal Tabanan.
Saat memancing di Sungai Yeh Poh, umpan si pemancing seolah-olah dimakan ikan, namun saat diangkat, tak ada ikan yang terpancing.
Setelah berkali-kali mengalami kejadian serupa, pemancing tersebut menjadi kesal dan mengumpat dengan kata-kata kasar.
Tak lama kemudian, ancangan Bhatara atau penjaga pura menampakkan diri dalam wujud naga, membuat si pemancing ketakutan dan lari terbirit-birit.
Kisah lainnya melibatkan seorang pamedek yang datang dengan membawa gebogan berisi Pisang Udang.
Saat hendak memasuki jeroan pura, gebogan tersebut jatuh.
Setelah diperiksa, ternyata pamedek tersebut menggunakan Pisang Udang, yang sangat pantang dipersembahkan di pura ini.
Menurut Mangku Luh Candra, pantangan ini didasari oleh fakta bahwa due (penjaga kawasan pura) di Pura Dalem Sempua berupa ikan julit tak berekor, ikan gabus tak berekor, dan udang.
Selain pisang udang, pantangan lainnya termasuk bunga teleng pelung dan seluruh keluarga pemangku juga dilarang keras mengonsumsi udang.
"Bila pantangan ini dilanggar, konon bisa menyebabkan tuli secara misterius," ungkap Mangku Luh Candra.
Kesimpulan: Hormati Aturan untuk Keselamatan
Bagi Anda yang berencana mengunjungi Pura Dalem Sempua, penting untuk selalu menghormati aturan tak tertulis yang ada.
Tempat ini bukan hanya sekadar lokasi spiritual, tetapi juga memiliki kekuatan mistis yang kuat.
Dengan mematuhi pantangan yang ada, kita tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri tetapi juga menghormati tradisi dan kepercayaan yang telah dijaga selama berabad-abad. ***