Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Batu Hidup dan Kesaktian Ki Pasung Grigis di Pura Dalem Pasung Grigis

Putu Agus Adegrantika • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 19:17 WIB
Batu hidup di Pura Dalem Pasung Grigis di Banjar Tengkulak Mas, Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali
Batu hidup di Pura Dalem Pasung Grigis di Banjar Tengkulak Mas, Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali

BALIEXPRESS.ID - Di Banjar Tengkulak Mas, Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali, terdapat sebuah tempat suci Hindu Bali yang sekilas tampak seperti pura biasa. Namanya Pura Dalem Pasung Grigis.

Pura Dalem Pasung Grigis memiliki daya tarik mistis yang sulit diabaikan. Keunikan pura ini terletak pada keberadaan sebuah batu yang dianggap hidup serta patung seorang patih sakti bernama Ki Pasung Grigis.

Panglingsir Pura Dalem Pasung Grigis, Made Sulendra, menceritakan fenomena aneh yang terjadi pada batu di pura tersebut.

Batu ini diyakini terus membesar seiring berjalannya waktu, hingga tak lagi muat di Palinggih Padmasana tempatnya semula ditempatkan.

"Saat saya masih SMP, batu itu kecil. Namun, saat dewasa, ukurannya membesar sehingga dibuatkan palinggih khusus untuknya," ungkapnya kepada Bali Express.

Keanehan tak berhenti di situ. Beberap tahun lalu, pratima di pura ini sempat dicuri.

Namun, sehari setelah krama pura menggelar sembahyang bersama di hadapan palinggih yang menampung batu hidup tersebut, pencuri berhasil ditangkap.

"Karena pratima yang dicuri dianggap leteh (kotor), diputuskan untuk membuat pratima baru setelah nunas baos di gria," jelas Sulendra.

Sulendra juga menyaksikan kejadian aneh lainnya.

Saat melakukan persembahyangan, ia melihat anak-anak tertawa dan mengaku diajak bercanda oleh patung-patung di depan gedong pratima.

Bahkan, ada laporan dari krama yang sedang makemit (jaga malam) bahwa patung-patung itu tampak bergerak dan berubah gaya.

Peristiwa ini semakin memperkuat keyakinan krama bahwa penjaga gaib di pura tersebut melindungi mereka.

Tokoh Pura Dalem Pasung Grigis, Gusti Made Oka Wirawan, menambahkan bahwa banyak orang yang sakit dan kemudian sembuh setelah nunas ica (memohon berkah) di pura ini.

Mereka yang sembuh, terutama dari luar kabupaten, selalu kembali ke pura setiap piodalan untuk mengucapkan terima kasih dan menghaturkan bhakti.

Fenomena misterius juga sering terjadi saat pengambilan gambar di pura.

"Kadang ada yang mencoba memotret patung Ki Pasung Grigis, namun hasilnya hanya gelap. Ini bisa terjadi jika niatnya kurang baik," terang Oka Wirawan.

Ia menekankan pentingnya rasa ketulusan dan asa bhakti saat melakukan pemotretan di pura ini.

Setiap kali ada krama, seniman, atau instansi yang akan melakoni seni pertunjukkan bertema Ki Pasung Grigis, wajib hukumnya untuk matur piuning terlebih dahulu.

"Jika tidak, mereka bisa mengalami musibah," tambah Sulendra.

Penjaga gaib pura ini sering menunjukkan dirinya, namun hanya kepada krama tertentu. Sulendra sendiri pernah melihat penampakan anjing besar dan orang dengan postur sangat besar di kawasan pura.

Menurut sejarah, Ki Pasung Grigis merupakan Mahapatih di Kerajaan Bedahulu dan memiliki kaitan dengan Karangbuncing.

Ia dikenal sebagai sosok yang gagah perkasa dan sakti mandraguna. Namun, dalam kisah penyerangan Majapahit ke Bali, kesaktiannya diuji oleh Patih Gajah Mada dengan siasat perang yang cerdik.

Gajah Mada berhasil menaklukkan Pasung Grigis dengan taktik yang membuatnya kehilangan seluruh kekuatannya.

Setelah kekalahannya, Ki Pasung Grigis bersama pasukannya tunduk pada Wilwatikta dan diutus untuk memerangi Raja Deldela Nata di Sumbawa.

Perang itu berlangsung sengit, dengan kedua pihak mengandalkan ilmu bela diri dan kekebalan.

Akhirnya, keduanya saling menusuk pada titik lemah masing-masing, dan wafat bersama di medan perang.

Dengan berakhirnya era Ki Pasung Grigis, pemerintahan di Bali diserahkan kepada putra bungsu Mpu Kepakisan yang bergelar Sri Kresna Kepakisan.

Hingga kini, kisah Ki Pasung Grigis dan fenomena mistis di Pura Dalem Pasung Grigis terus menarik perhatian, menambah aura mistis pura ini bagi siapa saja yang berkunjung. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#Batu Hidup #bali #hindu #Pura Dalem Pasung Grigis