Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Mistis di Balik Tapel Celuluk yang Kini Dikenal sebagai Ida Ratu Gede Manik Amerika

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 4 September 2024 | 00:40 WIB

Ida Ratu Gede Manik Amerika
Ida Ratu Gede Manik Amerika

BALIEXPRESS.ID - Keputusan Mr. Carrel, seorang pria asal Kanada, untuk “memulangkan” tapel celuluk yang diterimanya sebagai hadiah pernikahan ke Bali, ternyata membawa serangkaian kejadian mistis yang terus berlanjut hingga kini.

Tapel yang akhirnya dikenal dengan nama Ida Ratu Gede Manik Amerika ini tak hanya sekadar artefak, melainkan menyimpan misteri yang terus menghantui mereka yang bersentuhan dengannya.

Setelah menyetujui untuk menerima tapel tersebut, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, atau yang lebih dikenal sebagai Cok Ace, mulai menyadari keanehan-keanehan yang terjadi. Salah satu kisah misterius datang dari pegawainya, Nala, yang pertama kali menerima bungkusan berisi tapel celuluk itu di kantor Cok Ace.

Menurut Cok Ace, Nala yang menyimpan bungkusan tersebut di rumahnya mulai merasakan keganjilan.

Setiap malam, anak-anak Nala ketakutan setelah melihat sosok besar dengan wajah seram dan kepala botak—persis seperti penampakan celuluk yang akhirnya terungkap berada di dalam bungkusan itu.

Ketakutan semakin menjadi-jadi hingga Nala memutuskan untuk membuka bungkusan tersebut, dan betul saja, wajah tapel itu persis seperti yang dilihat anak-anaknya setiap malam.

Tak sanggup lagi menahan rasa takut, Nala langsung menghubungi Cok Ace untuk menyerahkan tapel tersebut.

Namun, keanehan tidak berhenti di situ. Setelah tapel celuluk dipindahkan ke Puri Ubud, Gianyar, Bali cerita mistis terus berlanjut.

Tapel tersebut dilaporkan sering “berkeliling” di sekitar puri, bahkan beberapa anggota keluarga Puri Ubud mengaku melihat langsung penampakan celuluk itu berjalan-jalan di sekitar puri, hingga keluar dari area Puri Ubud.

Merasa semakin terganggu dengan fenomena aneh ini, keluarga Puri Ubud akhirnya memutuskan untuk memohon petunjuk kepada orang pintar.

Dari hasil konsultasi, diketahui bahwa kayu yang digunakan untuk membuat tapel tersebut berasal dari kayu pule yang langka, dengan warna setengah hitam dan setengah putih—sebuah pertanda bahwa kayu tersebut berasal dari tempat yang “tenget” atau keramat.

Dari petunjuk itu juga terungkap bahwa Ida Ratu Gede Manik yang “menghuni” tapel tersebut menginginkan untuk melinggih di Ubud dan dijaga dengan baik.

Setelah berbagai ritual dilakukan, tapel celuluk ini pun resmi diberi nama Ida Ratu Gede Manik atau Ida Ratu Gombrang, yang kini menjadi sesuhunan dan melinggih di Merajan Puri Saren Kauh, Ubud.

Cerita ini seolah menjadi bukti bahwa misteri dan kekuatan mistis tapel celuluk ini masih hidup dan terus menjadi bagian dari kehidupan di Puri Ubud, mengundang pertanyaan: apakah tapel ini benar-benar memiliki kekuatan gaib yang tak dapat dijelaskan? *** 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Ida Ratu Amerika #Tapel #gianyar #Ida Ratu Gede Manik #Celuluk #puri ubud