BALIEXPRESS.ID - Dalam kehidupan masyarakat Hindu Bali, Wariga dan Dewasa atau perhitungan hari baik dan karakter seseorang masih menjadi pedoman penting dalam berbagai aspek kehidupan.
Setiap orang dipercaya memiliki sifat dan nasib yang dipengaruhi oleh wewaran, yang melibatkan berbagai elemen seperti Ekawara, Dwiwara, hingga Lintang dan Pratiti.
Mari kita telusuri makna di balik elemen-elemen ini seperti dikutip dari kalenderbali.org yang membentuk karakter dan nasib seseorang.
1. Ekawara: Luang - Sunyi dan Lapang
Dalam konsep Ekawara, Luang menggambarkan ketenangan dan keluasan hati. Orang yang berada di bawah pengaruh Luang cenderung menjalani kehidupan yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk, dan memiliki kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai situasi.
2. Dwiwara: Pepet - Tertutup
Pepet menandakan sifat tertutup, di mana seseorang mungkin memiliki kecenderungan untuk menyimpan rahasia dan tidak mudah terbuka pada orang lain.
Ini bisa menjadi kekuatan dalam menjaga rahasia, namun juga bisa menjadi tantangan dalam berkomunikasi.
3. Triwara: Beteng - Pandai Melaksanakan Pemujaan
Beteng, dalam Triwara, mencerminkan kemampuan seseorang dalam menjalankan ritual dan pemujaan dengan baik.
Mereka yang berada di bawah pengaruh Beteng sering dianggap memiliki koneksi spiritual yang kuat dan mampu menjaga harmoni dalam kehidupan religius mereka.
4. Caturwara: Sri - Hati Damai dan Bersih
Sri dalam Caturwara menggambarkan seseorang yang suka menyanjung dan memiliki hati yang damai serta bersih.
Sifat ini membuat mereka disenangi banyak orang dan sering kali menjadi tempat curhat yang baik.
5. Pancawara: Wage - Senang Bekerja, Namun Penuh Tantangan
Wage adalah simbol dari pekerja keras yang juga memiliki kelemahan dalam hubungan sosial.
Mereka cenderung senang bekerja dan membangun, namun sering kali menghadapi tantangan dalam hal kesetiaan dan kejujuran.
6. Sadwara: Was - Periang dan Berwawasan Luas
Was dalam Sadwara mencerminkan kepribadian yang ceria dan mudah bergaul. Mereka memiliki pandangan yang luas dan cocok dalam aktivitas yang melibatkan alam, seperti memikat hewan di hutan.
7. Saptwara: Buda - Bersih dan Hemat
Orang yang berada di bawah pengaruh Buda dikenal dengan pikiran yang bersih, tidak jahat, dan senang menabung.
Sifat mereka yang hemat dan santun menjadikan mereka individu yang terhormat di masyarakat.
8. Astawara: Ludra - Rentan Marah dan Sakit-sakitan
Ludra sering dikaitkan dengan sifat mudah marah dan rentan terhadap penyakit.
Ini bisa menjadi tantangan bagi mereka yang berada di bawah pengaruh Astawara ini untuk menjaga kesehatan fisik dan emosional mereka.
9. Sangawara: Ogan - Suka Harta, Perlu Pengendalian Diri
Ogan menandakan kecenderungan untuk menyukai harta benda orang lain. Namun, jika dapat mengendalikan diri, mereka bisa menjadi individu yang baik dan bertanggung jawab.
10. Dasawara: Pati - Menemukan Suka Duka
Pati dalam Dasawara menggambarkan kehidupan yang dipenuhi dengan suka duka. Orang dengan pengaruh ini sering kali menghadapi pasang surut dalam hidup mereka, namun dengan keteguhan hati, mereka mampu melewatinya.
11. Wuku: Warigadean - Tegas dan Bertanggung Jawab
Warigadean adalah simbol dari seseorang yang memiliki pendirian yang kuat dan bertanggung jawab.
Mereka disegani karena tutur kata yang sopan dan sikap yang tegas, meskipun rejekinya sering kali pas-pasan.
12. Lintang: Kartika - Bijaksana dan Rendah Hati
Kartika menggambarkan seseorang yang memiliki kebijaksanaan dalam bertindak. Mereka senang membantu orang lain dan hidup dengan penuh pertimbangan serta kerendahan hati.
13. Tanggal: Penanggal 1 - Angkuh dengan Keinginan Kuat
Orang yang lahir pada Penanggal 1 cenderung memiliki sifat angkuh dan ambisius. Keinginan mereka yang kuat bisa membawa mereka pada kesuksesan atau konflik dengan orang lain.
14. Ekajalaresi: Luwih Bagia - Amat Bahagia
Luwih Bagia menunjukkan kebahagiaan yang luar biasa dalam hidup seseorang. Mereka yang dipengaruhi oleh elemen ini sering kali menemukan kepuasan dan kebahagiaan dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
15. Pararasan: Aras Tuding - Gagah dan Berani
Aras Tuding menggambarkan seseorang yang gagah, berani, dan suka bepergian di malam hari. Mereka dikenal sebagai individu yang berani mengambil risiko dan memiliki keinginan yang sulit dikendalikan.
16. Pancasuda: Satria Wibawa - Kehidupan yang Menyenangkan
Satria Wibawa menandakan kehidupan yang menyenangkan dan kedudukan yang tinggi. Orang dengan pengaruh ini sering kali mendapatkan keberuntungan dalam hidup mereka.
17. Pratiti: Bhawa - Pemberani dengan Tantangan Hidup
Bhawa adalah simbol dari keberanian dan keteguhan dalam menghadapi tantangan hidup.
Namun, mereka juga harus berhati-hati dengan pikiran yang cenderung loba dan kesulitan yang datang di usia tertentu.
Wariga dan Dewasa bukan sekadar ramalan, tetapi merupakan panduan hidup yang mendalam bagi masyarakat Bali.
Dengan memahami elemen-elemen ini, seseorang dapat lebih bijaksana dalam menjalani hidup dan menghadapi berbagai tantangan yang datang. Bagaimana Wariga dan Dewasa mempengaruhi hidup Anda?
Editor : I Putu Suyatra