BALIEXPRESS.ID - Batu Lesung yang terletak di Sungai Ayung, Banjar Karangdalem I, Desa Bongkasa, Abiansemal, Badung, Bali, menyimpan kisah-kisah mistis yang hingga kini masih dipercayai masyarakat setempat.
Batu ini tidak hanya dianggap keramat, tetapi juga dipercaya memiliki kekuatan gaib yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit, dari sakit kulit hingga gangguan spiritual.
Seorang pedagang di sekitar Sungai Ayung membagikan cerita menarik.
Ia menyebutkan bahwa bunga tunjung, atau teratai, terkadang muncul di ceruk Batu Lesung.
Namun, bunga ini hanya bisa dilihat oleh orang-orang dengan kemampuan khusus dalam ilmu gaib.
“Katanya, hanya orang tertentu yang bisa melihat bunga itu,” ungkap pedagang tersebut kepada wisatawan yang kerap berkunjung untuk menikmati arung jeram di sungai tersebut.
Wayan Nantiyasa, pemilik lahan tempat Batu Lesung berada, menambahkan bahwa meski sekilas terlihat seperti batu biasa, ceruk di atas batu selalu berisi air yang diyakini berkhasiat.
“Sejak dulu, banyak orang datang ke sini untuk mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari sakit fisik hingga masalah keturunan,” jelasnya.
Nantiyasa juga menceritakan bahwa pamannya, seorang balian, sering membawa pasien ke tempat ini dan mereka sembuh setelah menjalani ritual.
Beberapa waktu lalu, air sungai sempat meluap dan membuat ceruk Batu Lesung terendam dan kotor.
Nantiyasa pun membersihkan ceruk tersebut dan mengisinya kembali dengan air dari mata air alami.
Menurutnya, orang yang sakit biasanya diminta berendam di dalam cerukan batu tersebut sambil memusatkan pikiran dan berdoa memohon kesembuhan.
Yang tak kalah menarik, ceruk Batu Lesung ini konon bisa memancarkan cahaya di malam hari.
"Menurut cerita orang tua dulu, kalau diperhatikan saat malam, cerukan itu mengeluarkan sinar yang memancar ke langit," tambahnya.
Karena dianggap suci, masyarakat sekitar enggan melakukan tindakan tidak sopan di dekat batu tersebut.
Selain Batu Lesung, Nantiyasa juga menemukan batu-batu unik lainnya di sekitar lokasi, beberapa di antaranya berbentuk seperti lingga dan yoni.
Batu-batu ini kini disimpan dalam gedong khusus di rumahnya sebagai sarana sembahyang.
Menariknya, baru-baru ini ada orang yang datang ke lokasi untuk mengembalikan beberapa batu seperti soca dan manik yang mereka dapatkan di tempat tersebut, dengan alasan batu-batu itu tidak cocok untuk mereka.
Batu Lesung di Sungai Ayung bukan sekadar benda mati. Dengan berbagai keunikan dan cerita gaib di baliknya, Batu Lesung tetap menjadi simbol misteri yang membuat banyak orang penasaran.
Keberadaan batu ini menjadi daya tarik spiritual yang terus terjaga di tengah modernitas Bali. ***
Editor : I Putu Suyatra