Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Gunung Batukaru dan Pura Luhur Pucak Petali: Tempat Sakral yang Menarik Pejabat hingga Ilmuwan

I Putu Suyatra • Minggu, 15 September 2024 | 21:42 WIB
Misteri Gunung Batukaru dan Pura Luhur Pucak Petali: Tempat Sakral yang Menarik Pejabat hingga Ilmuwan
Misteri Gunung Batukaru dan Pura Luhur Pucak Petali: Tempat Sakral yang Menarik Pejabat hingga Ilmuwan

BALIEXPRESS.ID - Gunung Batukaru di Kabupaten Tabanan, Bali, bukan sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga menjadi pusat spiritual Hindu Bali yang menyimpan misteri dan kesucian tak terbantahkan.

Salah satu pura sakral yang menghiasi kawasan ini adalah Pura Luhur Pucak Petali, terletak di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel.

Pura ini memiliki daya tarik yang luar biasa, bukan hanya bagi umat Hindu, tetapi juga bagi para pemimpin daerah dan pejabat yang mencari keadilan dan tuntunan spiritual, terutama saat ajang politik seperti Pilkada dan Pileg.

Pura Pengikat Jagat yang Memikat Caleg

Nama Pura Luhur Pucak Petali berasal dari kata "Butali" yang bermakna Bumi dan Tali, yang jika digabungkan berarti "Pengikat Jagat".

Pura ini dipercaya sebagai tempat bersemayamnya Dewa Keadilan, yang kerap menjadi tujuan utama bagi para calon pejabat untuk memohon kelancaran dan keadilan dalam karier politik mereka.

Tidak heran, pura ini selalu ramai dikunjungi saat momen politik penting di Bali.

Misteri Gundukan Batu dan Macan yang Menjadi Penjaga

Keberadaan Palinggih Utama di Pura Luhur Pucak Petali memiliki cerita mistis yang dipercayai oleh masyarakat sekitar.

Konon, dahulu ada seekor macan yang diikat di Pura Kahyangan Jero Luh, namun berhasil melarikan diri ke hutan di kaki Gunung Batukaru.

Di sana, warga menemukan gundukan batu yang dikelilingi rotan, yang kini menjadi Palinggih Utama di pura ini.

Menariknya, macan tersebut dipercaya menjadi salah satu penjaga spiritual di Pura Luhur Pucak Petali.

Keunikan Pohon Misterius yang Membingungkan Peneliti

Salah satu daya tarik unik di Pura Luhur Pucak Petali adalah pohon misterius setinggi 10 meter yang tumbuh di Palinggih Utama.

Meskipun sudah diteliti oleh ahli dari dalam dan luar negeri, hingga kini belum ada yang dapat mengidentifikasi jenis pohon ini.

Ada yang menyebutnya Pohon Kresek atau Bunut, namun semua dugaan tersebut terbantahkan.

Pohon ini memiliki ciri khas di mana daunnya berguguran secara serentak dan muncul kuncup baru berwarna putih yang menyerupai bunga Cempaka.

Ritual dan Penghormatan di Pura Luhur Pucak Petali

Sebelum menghaturkan persembahyangan di Utama Mandala, umat harus memohon izin terlebih dahulu di hadapan Palinggih Ida Ratu Nyoman dan Ratu Wayan.

Pura ini juga menjadi tempat favorit bagi umat Hindu untuk bersemedi, terutama pada hari-hari suci seperti Rahina Tilem dan Purnama.

Keunikan lain dari pura ini adalah saat musim semi, ketika areal Utama Mandala dipenuhi dengan daun-daun putih yang jatuh, memberikan suasana mistis dan sakral.

Kesakralan yang Mengundang Banyak Pejabat dan Umat

Setiap kali Pujawali, terutama saat Buda Kliwon Ugu, pura ini selalu dipadati oleh umat yang ingin mencari berkah.

Tak hanya masyarakat biasa, pura ini juga menarik perhatian para pejabat dan tokoh politik yang berharap mendapatkan restu dari Dewa Keadilan.

Keberadaan pura yang sakral dan penuh misteri ini semakin menegaskan posisi Pura Luhur Pucak Petali sebagai salah satu tempat spiritual terpenting di Bali.

Dengan segala keunikan dan kesakralannya, Pura Luhur Pucak Petali bukan hanya tempat persembahyangan, tetapi juga lokasi yang mengundang rasa penasaran, baik bagi para pemimpin, ilmuwan, maupun masyarakat luas yang ingin mengetahui lebih dalam tentang kisah mistis di balik pura ini. ***

Editor : I Putu Suyatra
#bali #hindu #Jatiluwih #pura luhur pucak petali #tabanan