BALIEXPRESS.ID - Dalam Candogya Upanisad,ada disebutkan Tat Twam Asi adalah ajaran kesusilaan yang tanpa batas yang identik dengan prikemanusiaan dalam pancasila.
Konsepsi sila prikemanusiaan dalam pancasila,bila dicermati secara sungguh-sungguh merupakan realisasi ajaran Tat Twam Asi yang terdapat dalam kitab suci Weda.
Penyuluh Agama Hindu, Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Pande Nyoman Kasna menjelaskan Tat Twam Asi adalah ajaran moral yang bernafaskan ajaran agama Hindu.
Wujud nyata dari ajaran tat twam asi dapat dilihat dalam kehidupan dan perilaku dalam keseharian dari umat manusia yang bersangkutan.
“Manusia dalam hidupnya memiliki berbagai macam kebutuhan hidup yang dimotivasi oleh keinginan (kama)manusia,” paparnya.
Ajaran Tat Twam Asi selain merupakan jiwa filsafat sosial juga merupakan dasar dari tata susila Hindu dalam usaha untuk mewujudkan perbaikan moral.
Baca Juga: Puluhan Remaja Difabel di Buleleng Dapat Pelatihan Barista
Jadi Susila adalah tingkah laku yang baik dan mulia untuk membina hubungan yang selaras dan rukun diantara sesama makhluk hidup lainnya yang diciptakan oleh Tuhan.
Ajaran agama hindu yang menjadi dasar dan pedoman tata susila Hindu diantaranya adalah ajaran Tri Kaya Parisudha yang merupakan tiga kesusilaan yang penting sebagai bagian dari ajaran Dharma .Tata Susila sering disebut juga dengan etika(sopan santun).
“Etika itu dapat diterapkan sesuai dengan tujuannya bila manusia memiliki wiweka yaitu kemampuan membedakan dan memilih di antara baik dan buruk,” pungkas Pande Nyoman Kasna. ***
Editor : Putu Agus Adegrantika