Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Dalem Dasar Sibanggede: Tempat Suci Hindu Bali yang Pantang Dilalui Pengantin dan Jenazah, serta Mohon Keturunan, Melanggar Langsung Kena Dampak

I Putu Suyatra • Jumat, 20 September 2024 | 14:44 WIB

 

Pura Dalem Dasar di Desa Sibanggede, Abiansemal, Badung, Bali
Pura Dalem Dasar di Desa Sibanggede, Abiansemal, Badung, Bali

BALIEXPRESS.ID - Di Desa Sibanggede, Abiansemal, Badung, Bali, Pura Dalem Dasar menjadi pusat spiritual Hindu Bali yang tak bisa diabaikan oleh warga sekitar.

Sebelum menggelar upacara pernikahan atau kematian, setiap warga diwajibkan melakukan matur piuning (mohon izin dan restu) di pura ini.

Jika pantangan ini diabaikan, diyakini berbagai rintangan siap menghadang.

Sejarah Mistis di Balik Pura Dalem Dasar

Pura Dalem Dasar tak sekadar tempat ibadah bagi umat Hindu Bali, tapi menyimpan sejarah panjang sejak zaman Kerajaan Mengwi.

Berdasarkan penuturan Mangku I Gusti Agung Gede Mertasana, pura ini merupakan hadiah dari Raja Klungkung kepada Kerajaan Mengwi.

Karena di Mengwi tak ada tempat yang cocok, akhirnya pura ini didirikan di Desa Sibanggede.

Konon, pura ini juga berfungsi sebagai penghubung spiritual antara Desa Sibanggede dan Pura Dalem Denpasar di Klungkung.

Pantangan Tak Biasa di Pura Dalem Dasar

Pantangan di Pura Dalem Dasar bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Bagi pasangan pengantin maupun jenazah, melintasi pura ini tanpa izin dianggap tabu.

Sudah ada kasus nyata yang membuktikan hal tersebut. Mangku Mertasana mengisahkan kejadian di mana pasangan yang mengabaikan pantangan akhirnya berujung pada perceraian beberapa bulan setelah pernikahan.

"Saya sudah ingatkan, tapi mereka tak percaya. Akhirnya, mereka bercerai," ujar Mangku Mertasana.

Tak hanya itu, proses pengusungan jenazah pun tak pernah melintasi pura.

Warga harus mencari jalan alternatif meski harus menempuh jarak hingga 2-3 kilometer.

Bahkan, pernah terjadi kejadian ketika bade (keranda) jenazah tak bisa diangkat tepat di depan pura. Hanya setelah keluarga memohon maaf di pura, bade tersebut bisa diangkat kembali.

Aura Mistis dan Kejadian Aneh di Pura Dalem Dasar

Selain pantangan, aura mistis yang menyelimuti pura ini semakin memperkuat kepercayaan warga.

Mangku Mertasana sendiri mengaku sering mendengar suara gemuruh misterius saat sembahyang.

"Saat menutup mata, terdengar suara gemuruh dan getaran di belakang saya, tapi ketika saya membuka mata, tidak ada apa-apa," ujarnya.

Bahkan, iparnya pun pernah merasakan hal serupa. Menurutnya, suara itu bisa jadi merupakan pertanda bahwa leluhur turun ke pura.

Pesona Pura yang Diyakini Berkah untuk Memohon Keturunan

Tak hanya menjadi pusat spiritual bagi warga sekitar, Pura Dalem Dasar juga dikenal sebagai tempat memohon berkah, terutama untuk keturunan laki-laki.

Mangku Mertasana mengisahkan pengalaman seorang pamedek yang datang untuk memohon keturunan dan akhirnya doanya terkabul.

"Mereka datang kembali untuk menghaturkan rasa syukur setelah permohonannya terkabulkan," ungkapnya.

Kesan Angker yang Tak Pernah Hilang

Kawasan sekitar Pura Dalem Dasar juga dikenal angker. Bahkan, sebelum ada listrik dan gas, warga yang biasa mencari kayu bakar di sekitar pura sering mendengar suara binatang buas.

Ida Ayu Raka, salah satu warga, mengisahkan suasana mencekam di sekitar pura meski di siang hari.

"Meski siang, suasananya sudah seperti menjelang petang," katanya.

Misteri dan pantangan yang menyelimuti Pura Dalem Dasar ini terus menjadi daya tarik bagi siapa saja yang mendengarnya.

Bagi warga Sibanggede, keberadaan pura ini bukan hanya soal spiritual, tapi juga soal tradisi yang wajib dihormati. Berani melanggar? Siap-siap menghadapi konsekuensinya. *** 

 

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #pengantin #keturunan #hindu #abiansemal #PURA DALEM DASAR #badung #jenazah