Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Pura Gedong: Tempat Suci Hindu Bali Tanpa Palinggih di Tabanan

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 24 September 2024 | 17:26 WIB

Pura Gedong yang terletak di Banjar Pangkung, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, adalah salah satu keunikan tempat suci Hindu Bali yang menyimpan misteri
Pura Gedong yang terletak di Banjar Pangkung, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, adalah salah satu keunikan tempat suci Hindu Bali yang menyimpan misteri

BALIEXPRESS.ID - Pura Gedong yang terletak di Banjar Pangkung, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, adalah salah satu keunikan tempat suci Hindu Bali yang menyimpan misteri yang menarik perhatian para pamedek dan peneliti.

Berbeda dengan pura lainnya yang biasanya memiliki palinggih untuk tempat berstananya Ida Betara, Pura Gedong justru tidak memiliki palinggih sama sekali.

Sebagai gantinya, pura ini menggunakan dulang sebagai pengganti palinggih, menjadikannya tempat yang penuh keunikan dan cerita mistis.

Keunikan Arsitektur Pura

Pura Gedong terdiri dari tiga bagian, yaitu jaba sisi atau nista mandala, jaba tengah atau madya mandala, dan utama mandala.

Di bagian utama mandala, terdapat lima dulang yang teratur berjejer, dilengkapi dengan pajeng, yang terletak di dalam goa yang tersembunyi di bawah pohon beringin besar.

Pengunjung harus menunduk untuk memasuki goa yang pintunya hanya sekitar satu meter, namun di dalamnya terdapat ruang yang cukup besar dengan tinggi sekitar tiga meter dan lebar lima meter.

Sejarah yang Tak Terungkap

Menurut Jero Mangku Pura Gedong, I Ketut Badra, asal-usul Pura Gedong masih menjadi misteri.

“Belum ada yang tahu pasti sejak kapan pura ini dibangun dan siapa yang membangunnya,” ujarnya.

Meskipun tidak memiliki catatan sejarah yang jelas, pura ini dipercaya menjadi tempat berstananya beberapa Ida Betara, termasuk Mekel dan Ratu Mas Alit.

Keberadaan Patung Penjaga dan Ritual Unik

Di jaba tengah terdapat dua patung macan yang berfungsi sebagai penjaga pura, sementara di jaba sisi terdapat Padma, linggih Ida Betara Wisnu, dan Bale Gong.

Menariknya, sebelum tahun 2013, pura ini tidak memiliki panyengker karena menurut kepercayaan, Ida Betara tidak menghendaki keberadaan panyengker.

Namun, setelah bencana angin ngelinus yang mengakibatkan kerusakan, pura ini direnovasi dan dibuatkan panyengker untuk menjaga stabilitas tebing.

Lokasi dan Keindahan Alam Sekitar

Pura Gedong berlokasi dekat persawahan warga. Dari pertigaan Banjar Pangkung, pengunjung dapat menyusuri jalan kecil menuju pura, sekitar 700 meter dari jalan utama.

Saat tiba, air jernih dari beji akan menyambut kedatangan setiap orang yang ingin bersembahyang.

Tak jarang, warga juga datang untuk mengambil air suci dari beji tersebut, yang dipercaya bersumber dari klebutan di jaba sisi pura.

Tidak jauh dari pura, terdapat campuhan, yaitu pertemuan antara Sungai Tukad Yeh Dati dan Sungai Tukad Yeh Paneng.

Kesimpulan

Pura Gedong bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menyimpan berbagai cerita dan keunikan yang mengundang rasa ingin tahu.

Siapa yang akan menelusuri lebih dalam tentang keajaiban yang ada di dalam pura tanpa palinggih ini?

Keberadaan pura ini tentu menjadi magnet bagi para peneliti spiritual dan wisatawan yang mencari pengalaman mistis di Bali. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #unik #Pura Gedong #hindu #Palinggih #tabanan