Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Tilem Kasanga dalam Kepercayaan Hindu Bali: Malam Tergelap yang Dihubungkan dengan Ilmu Hitam, Benarkah?

I Putu Suyatra • Rabu, 9 Oktober 2024 | 17:59 WIB
Ogoh-ogoh dalam pengerupukan yang dilaksanakan saat tilem kesanga.
Ogoh-ogoh dalam pengerupukan yang dilaksanakan saat tilem kesanga.

BALIEXPRESS.ID - Saat bulan mati dan kegelapan menyelimuti langit, terutama pada Tilem Kasanga yang jatuh di sasih kesembilan dalam kalender Bali, sering disebut sebagai malam penuh kekuatan mistis.

Banyak yang mengaitkannya dengan aktivitas para penekun ilmu hitam.

Benarkah Tilem Kasanga adalah malam tergelap dan terkotor yang membawa pengaruh buruk? Mari kita telusuri fakta di balik mitos ini.

Tilem Kasanga: Sasih Tergelap dalam Kalender Bali

Gede Sutarya, seorang pakar penyusun kalender Bali, menjelaskan bahwa Tilem Kasanga menandai puncak kegelapan dalam kalender Bali.

“Pada sasih kasanga, malam lebih panjang dari siang, dan Tilem Kasanga menjadi puncak dari masa tergelap itu," ungkap Sutarya.

Ini sebabnya masyarakat Bali melakukan ritual pangrupukan pada malam tersebut untuk menangkal pengaruh negatif bhutakala, kekuatan gelap yang dipercaya bisa mengganggu kehidupan.

Sutarya juga menekankan adanya prinsip Rwabhineda dalam ajaran Hindu, yang menekankan keseimbangan antara terang dan gelap, kebaikan dan kejahatan.

Pada masa tergelap ini, emosi negatif seperti amarah, kebencian, dan dengki dianggap lebih mudah muncul.

"Sifat-sifat raksasa ini semakin kuat di sasih kasanga," lanjut Sutarya.

Ritual untuk Menangkal Pengaruh Bhutakala

Dalam menghadapi kegelapan ini, masyarakat Bali melakukan serangkaian ritual seperti pacaruan untuk mencegah gangguan energi negatif yang disebut bhuta kala.

Ritual ini biasanya dilakukan di sekitar rumah dan lingkungan, sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan spiritual.

Selain itu, ritual Tawur Kasanga juga dilaksanakan sebagai puncak dari prosesi untuk membersihkan diri dari pengaruh buruk.

Pengaruh Gelap Tilem Kasanga: Wabah dan Musibah

Selain ritual, masa Tilem Kasanga sering dikaitkan dengan bencana dan wabah penyakit, terutama karena terjadi pada masa peralihan musim.

Namun, Sutarya menekankan bahwa fenomena ini lebih terkait dengan perubahan cuaca daripada semata-mata pengaruh niskala.

"Saat pancaroba, banyak penyakit muncul, tapi tidak semua hal bisa dikaitkan dengan aspek mistis, meskipun ada sedikit pengaruh niskala," jelasnya.

Mitos Ilmu Hitam di Malam Tilem Kasanga

Malam Tilem Kasanga sering dianggap sebagai waktu favorit bagi para penganut ilmu hitam untuk melakukan ritual.

Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda, seorang dosen di Institut Negeri Bali, menyatakan bahwa praktik ilmu hitam memang ada, namun ia mengingatkan bahwa hal ini merupakan bagian dari keseimbangan dunia antara kebaikan dan kejahatan, sesuai dengan hukum Rwabhineda.

Meskipun demikian, Pandita Mpu Jaya menekankan bahwa yang terpenting adalah persiapan spiritual.

“Yang terbaik adalah selalu berdoa, menjaga ketenangan hati, dan mengendalikan sifat buruk seperti amarah dan dengki, terutama di masa tergelap ini," sarannya.

Bhuta Kala: Musuh di Dalam Diri

Sebagian masyarakat mungkin salah kaprah menganggap bahwa bhuta kala adalah kekuatan jahat yang berada di luar diri manusia.

Namun, menurut Ida Pandita Mpu Jaya, bhutakala sebenarnya melambangkan sisi gelap manusia sendiri.

"Bhuta kala ada dalam diri kita. Ritual pacaruan dan Tawur Agung bertujuan agar sifat-sifat raksasa dalam diri kita tidak mendominasi, bahkan di malam tergelap sekalipun," jelasnya.

Kesimpulan: Tilem Kasanga, Mitos atau Realitas?

Meskipun banyak yang mengaitkan Tilem Kasanga dengan ilmu hitam dan pengaruh negatif, hal ini lebih terkait dengan ajaran keseimbangan alam dan diri manusia dalam agama Hindu.

Ritual yang dilakukan bukan sekadar untuk mengusir kekuatan luar, melainkan untuk menjaga agar sisi gelap dalam diri tidak mengambil alih kendali.

Tilem Kasanga menjadi momen penting bagi masyarakat Bali untuk membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual, menghadapi masa tergelap dengan penuh kesiapan.

Kegelapan adalah bagian dari siklus alam yang harus dihadapi, dan dengan ritual yang tepat, mereka siap menyongsong masa terang yang akan datang.

Apakah Tilem Kasanga benar-benar malam tergelap? Dari sisi astronomi mungkin ya, tapi dari sudut pandang spiritual, malam ini justru menjadi titik balik menuju pencerahan. ***

Editor : I Putu Suyatra
#bali #tilem #kesanga #hindu