BALIEXPRESS.ID - Setiap Redite Kliwon Pujut di Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Ubud menggelar tradisi unik.
Tradisi tersebut merupakan pertunjukan Barong dan Calonarang di Banjar Tebesaya.
Dikutip dari instagram peliatan_hari_ini, dahulu kala, ada kelompok pedagang dari Banjar Tebesaya, dan dipercayai bahwa mereka adalah leluhur orang-orang Tebesaya sekarang.
Mereka menjual sesuatu dari satu desa ke desa lain. Kebanyakan dari mereka sangat sukses menjalankan bisnis mereka saat itu. Mereka menjadi kaya dan hidup bahagia bersama keluarga.
Baca Juga: Tujuh jenis Buah Yang Cocok Dikonsumsi Saat Sarapan dan Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan
Suatu hari salah satu pedagang berpendapat bahwa mereka tidak dapat sukses dengan bekerja keras hanya tanpa tangan Tuhan ( Ida Bhatara Pura Dalem Puri ).
Mereka benar-benar percaya bahwa semua yang mereka dapatkan juga diberi oleh Tuhan ( Ida Bhatara Pura Dalem Puri ).
Akhirnya orang-orang itu berjanji membayar kebaikan Tuhan ( Ida Bhatara Pura Dalem Puri ) .
Setelah berdiskusi dengan pedagang mereka yang lain, mereka memutuskan untuk menghaturkan tarian Barong Calonarang setiap enam bulan yang menurut mereka kesenangan Ida Bhatara Pua Dalem Puri.
Baca Juga: Menjadi Simbol Pembebasan Roh, Tirta Penembak Bukan Bersumber dari Air Biasa
Tepatnya di Redite Kliwon Pujut. Mereka percaya dengan menghaturkan tarian itu Ida Bhatara Dalem Puri akan sangat bahagia orang yang tinggal di Tebesaya dan di sekitarnya.
Mereka memilih waktu itu karena hari itu adalah hari suci menurut kepercayaan Hindu di Bali, dan mereka percaya bahwa hari itu adalah harinya Ida Bhatara di Pura Dalem .
Suatu hari orang-orang Tebesaya tidak mengadakan pertunjukan, ada banyak bencana terjadi, banyak orang sakit parah dan banyak orang tiba-tiba meninggal, orang panik pada waktu itu.
Mereka berpikir dan meyakini bahwa Ida Bhatara Pura Dalem Puri marah karena orang Tebesaya berbohong atas janji mereka.
Sejak saat itu, orang-orang yang tinggal di Tebesaya selalu melanjutkan tradisi sampai saat ini, dan mereka juga merasakan perlindungan dari Ida Bhatara Pura Dalem Puri.
Sekarang orang hidup dalam harmoni, ekonomi dapat meningkat dengan baik dan juga orang asing suka datang dan tinggal di Tebesaya.
Itu semua tentang alasan, mengapa Tarian Barong Calonarang selalu dilakukan di Tebesaya setiap Redite Kliwon Pujut oleh masyarakat Tebesaya. *
Editor : Putu Agus Adegrantika