Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keajaiban Sumur Purba di Pura Sakti: Ritual Penyembuhan yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri

I Putu Suyatra • Kamis, 14 November 2024 | 01:00 WIB
Tempat melukat di Pura Sakti, Buleleng, Bali.
Tempat melukat di Pura Sakti, Buleleng, Bali.

BALIEXPRESS.ID - Tak hanya untuk sembahyang bagi umat Hindu Bali, ratusan pemedek yang berduyun-duyun ke Pura Sakti di Desa Pejarakan, Buleleng, juga memohon "tamba" atau kesembuhan dari berbagai penyakit.

Sumur purba yang terletak di bawah pohon Kroya di area pura ini menjadi daya tarik khusus.

Air dari sumur tersebut, yang dipercaya memiliki kekuatan magis, digunakan dalam ritual penglukatan untuk menetralisir energi negatif dan memulihkan kesehatan.

Sumur purba ini memiliki keunikan yang mengundang rasa ingin tahu.

Kedalamannya tidak dapat diukur, airnya tetap jernih sepanjang waktu, dan tak pernah kering meski musim kemarau melanda.

Yang lebih mengejutkan, ketinggian air di sumur ini tidak pernah berkurang, meskipun aliran sungai di bawahnya kecil.

Keajaiban ini seolah menantang hukum alam dan membuat para pemedek semakin yakin akan kekuatan spiritual yang ada.

Prosesi Melukat yang Menggetarkan: Efek Ajaib Bagi Penderita Sakit Non-Medis

Pura Sakti juga menjadi tempat favorit bagi para balian atau dukun untuk membawa pasien mereka.

Jro Laksana, seorang balian ternama, telah berulang kali membawa pasien dengan gangguan kesehatan non-medis ke sumur purba ini.

Ia sempat membawa seorang pasien yang menderita sakit kepala.

Begitu air dari sumur diguyurkan ke tubuh pasien, terjadi reaksi luar biasa — pasien mulai meronta, bahkan menjerit dan batuk-batuk.

Menurut Jro Laksana, reaksi ini terjadi ketika pasien menderita penyakit non-medis.

Dalam kasus yang lebih berat, pasien bisa mengalami muntah atau bahkan kesurupan.

Meski demikian, Jro Laksana tetap mendampingi pasiennya hingga mereka pulih.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa kesembuhan tetap bergantung pada karma masing-masing.

Ritual Penglukatan di Pura Sakti: Syarat Kesucian Lahir dan Batin

Jro Nengah Tambun, pemangku di Pura Sakti, menjelaskan bahwa setiap pemedek yang datang harus melakukan penglukatan untuk membersihkan diri sebelum bersembahyang.

Di dalam area pura, pemujaan dilakukan di berbagai pelinggih sesuai urutan yang telah ditentukan, mulai dari Palinggih Ratu Niang Sakti Dalem Peed hingga Palinggih Dewa Ayu Taman Sakti.

Selain itu, banyak pemedek yang meminta air suci atau "tirta" dari sumur purba untuk dibawa pulang sebagai sarana upacara atau pengobatan.

Ritual ini semakin ramai saat hari-hari suci Hindu seperti Kajeng Kliwon, Purnama, dan Tilem, ketika pura dipenuhi pemedek yang ingin merasakan kesucian air dari sumur purba.

Pura Sakti: Destinasi Spiritual yang Tak Pernah Sepi

Dengan pujawali yang dilaksanakan setiap Purwani Sasih Kapat, pura ini tak pernah sepi pengunjung.

Di balik prosesi penglukatan dan kekuatan magis dari air sumur purba, Pura Sakti terus menjadi tempat yang mendatangkan ketenangan dan penyembuhan bagi para pemedek.

Fenomena ini semakin menegaskan peran Pura Sakti sebagai tempat spiritual yang penuh misteri dan daya tarik bagi umat Hindu dan pencari ketenangan batin.

Fenomena di Pura Sakti ini telah menjadi buah bibir. Apakah Anda penasaran merasakan langsung keajaiban sumur purba di Pura Sakti?

Saksikan sendiri, mungkin Anda akan menemukan pengalaman spiritual yang tak terlupakan! ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Pura Sakti #hindu #kesembuhan #buleleng