BALIEXPRESS.ID - Dalam dunia pengobatan tradisional Bali, Usada Manak menjadi panduan penting untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan anak.
Pengetahuan kuno ini tercatat dalam Lontar Tenung Beling, yang mengelompokkan penyakit menjadi tiga golongan utama: penyakit panas, penyakit dingin, dan penyakit panas dingin.
Apa saja yang menjadi rahasia dari pengobatan kuno ini? Simak penjelasannya yang menarik dan penuh filosofi.
Selain mengelompokkan penyakit, pengobatan ini juga membedakan tumbuhan obat berdasarkan karakteristik penyakit yang ingin disembuhkan.
Pemilihan tumbuhan obat dilakukan dengan sangat cermat, memperhatikan warna bunga, aroma, serta tekstur dahan untuk menentukan sifat pengobatannya.
Menurut Dr. IB Wiryanatha, M.Si, Akademisi Fakultas Ayur Weda Universitas Hindu Indonesia, tumbuhan berbunga putih, kuning, atau hijau sering kali digunakan untuk penyakit panas dan dingin (durmalada).
Sedangkan tumbuhan dengan rasa manis dan sedikit asam biasanya dipakai untuk penyakit panas.
Jika rasa tumbuhan pahit atau berbau tajam, maka tanaman ini cocok untuk mengatasi penyakit dingin.
“Pemilihan tumbuhan tidak bisa sembarangan, karena masing-masing punya fungsi spesifik sesuai dengan jenis penyakitnya,” jelas Wiryanatha kepada Bali Express.
Selain tumbuhan, mantra dalam pengobatan Usada Manak juga memiliki peran penting.
Setiap aksara dalam mantra memiliki makna mendalam yang berhubungan dengan filosofi hidup, seperti konsep Rwa Bhineda, Tri Aksara, hingga Panca Brahmana.
Wiryanatha menekankan bahwa seorang balian harus memahami simbolisme masing-masing aksara dan posisi spiritualnya dalam tubuh manusia agar pengobatan bisa efektif.
Resep Obat Tradisional dalam Usada Manak
-
Obat Batuk dan Flu untuk Ibu Hamil
Bahan: Satu ruas jahe, sedikit gula batu, dan air hangat.
Cara: Kupas dan haluskan jahe, campur dengan gula batu, lalu seduh dengan air hangat. Mantra: Ong Ah Ih Ah Ong. -
Obat untuk Muntah Darah dan Mengeluarkan Nanah
Bahan: Air bersih (untuk diminum).
Cara: Sebelum diminum, bacakan mantra: Aung Taya Iya, Aung Taya A I, Ya Ta A I Aung.
Tradisi Usada Manak ini tidak hanya mencakup ramuan, namun juga kekuatan mantra yang dipercaya mampu mendukung kesembuhan.
Keahlian balian dalam memahami rerajahan aksara menjadi kunci efektivitas terapi, menjadikan Usada Manak sebagai pengobatan yang penuh filosofi, berakar dari kearifan lokal Bali, serta tetap relevan di tengah perkembangan medis masa kini. ***
Editor : I Putu Suyatra