Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BOLEH PERCAYA BOLEH TIDAK! Pangayengan Ida Ratu Niang Sakti di Denpasar Bali: Tempat Favorit untuk Memohon Jodoh dan Rezeki

I Putu Suyatra • Senin, 18 November 2024 | 03:15 WIB

Pengayengan Ida Ratu Niang Sakti di Denpasar, Bali.
Pengayengan Ida Ratu Niang Sakti di Denpasar, Bali.

BALIEXPRESS.ID – Di Jalan Kumbakarna, Dauh Puri Kaja, Denpasar, Bali berdiri sebuah pangayengan yang unik dan penuh cerita mistis. Pangayengan ini memiliki ikon berupa patung seorang pendeta wanita yang dikenal masyarakat sebagai Ida Ratu Niang Sakti.

Berlokasi strategis di sisi barat jembatan yang menghubungkan Jalan Kumbakarna, tepat di sebelah Pasar Wangaya, pangayengan ini menarik perhatian banyak orang yang sering datang untuk menghaturkan rarapan dan menyampaikan permohonan.

Namun, apa yang membuat pangayengan ini begitu istimewa? Benarkah Ida Ratu Niang Sakti mampu mengabulkan permohonan jodoh, kesembuhan, bahkan rezeki?

Jejak Mistis Ida Ratu Niang Sakti: Dari Jalan-jalan hingga Berdirinya Pangayengan

Konon, Ida Ratu Niang Sakti dikenal sering "malancaran" atau berjalan-jalan di sekitar lokasi pangayengan. Hal ini kerap diceritakan oleh masyarakat dan pedagang sekitar.

Bahkan, menurut pamangku setempat, Jro Mangku Ngurah Gede Agung alias Turah Belanda, kehadiran pangayengan ini berawal dari peristiwa spiritual di tahun 1998 saat ia merencanakan pembangunan sebuah hotel.

“Waktu itu saya mau mlaspas hotel, tapi secara niskala tidak diperbolehkan karena lokasi itu adalah jalur Ida Ratu Niang saat malancaran. Akhirnya setelah mapinunas, Ida Ratu meminta dibuatkan pangayengan,” ujar Turah Belanda.

Uniknya, pangayengan yang direncanakan sederhana ini justru berubah menjadi patung Ida Ratu Niang.

“Kami tidak pernah merencanakan membuat patung ini. Namun, kakak saya bermimpi dan membuatkannya. Bentuknya juga sesuai petunjuk yang kami terima,” tambahnya.

Tempat Favorit untuk Memohon Jodoh dan Kesembuhan

Pangayengan ini tak pernah sepi dari kunjungan. Banyak pedagang dari Pasar Wangaya atau orang yang sekadar melintas berhenti untuk menghaturkan sirih, tembakau, rokok, hingga permen sebagai bentuk rarapan.

Namun, hal yang paling menarik adalah banyaknya orang yang datang untuk memohon jodoh.

“Banyak yang datang memohon jodoh. Mulai dari mereka yang sudah usia matang tapi belum menikah, hingga yang baru patah hati. Tak jarang, setelah doanya terkabul, mereka kembali untuk naur sasangi,” ujar Turah Belanda.

Tidak hanya soal jodoh, pangayengan ini juga menjadi tempat bagi masyarakat yang memohon kesembuhan dan rezeki.

Salah satu cerita unik adalah pasangan yang memohon kesembuhan dari masalah kesehatan yang menghalangi mereka memiliki keturunan.

“Sang suami mengalami ejakulasi dini. Mereka memohon di sini, dan tak lama sembuh. Istrinya kembali maturan wastra putih sebagai ungkapan terima kasih,” ungkapnya.

Ida Ratu Niang Sakti: Sosok yang Dikenal Murah Hati

Menurut Turah Belanda, Ida Ratu Niang Sakti memang dikenal sebagai sosok yang murah hati.

Tak heran, pangayengan ini selalu dipenuhi pamedek terutama saat Purnama dan Galungan. Mereka datang dari berbagai daerah untuk memohon jodoh, kesembuhan, hingga kelimpahan rezeki.

“Mereka biasanya membawa banten soda, tembakau, sirih, dan canangsari. Kenapa tembakau dan sirih? Karena Ida Ratu sangat menyukainya,” tuturnya.

Pangayengan Ida Ratu Niang Sakti bukan sekadar tempat spiritual, melainkan juga pusat cerita mistis yang terus hidup di hati masyarakat.

Apakah Anda penasaran ingin mencoba memohon jodoh, kesembuhan, atau rezeki di sana? Mari kunjungi pangayengan ini dan rasakan atmosfer magisnya. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#Ida Ratu Niang Sakti #bali #jodoh #denpasar #ejakulasi dini