Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keajaiban Pura Taman Dalem Majapahit: Sumur Tak Pernah Kering dan Pesona yang Mengundang Pedagang

I Putu Suyatra • Jumat, 29 November 2024 | 13:16 WIB
Sumur ajaib Pura Taman Dalem Majapahit yang terletak di Banjar Dadakan, Desa Peguyangan Kaja, Denpasar, Bali
Sumur ajaib Pura Taman Dalem Majapahit yang terletak di Banjar Dadakan, Desa Peguyangan Kaja, Denpasar, Bali

BALIEXPRESS.ID - Pura Taman Dalem Majapahit yang terletak di Banjar Dadakan, Desa Peguyangan Kaja, Denpasar, menyimpan daya tarik tersendiri bagi umat Hindu Bali. Terutama para pedagang.

Tempat suci ini diyakini sebagai lokasi memohon kelancaran rezeki, terutama berkat keberadaan sumur unik di pelataran utamanya yang tidak pernah kering sepanjang tahun, bahkan di musim paceklik sekalipun.

Menurut Jro Mangku Bawa, Pemangku Pura Dalem Majapahit, sumur ini memiliki keunikan yang membedakannya dari sumur biasa.

“Debit airnya selalu deras, bahkan saat musim kering. Ketika sumur lain mulai mengering, sumur ini justru tetap melimpah,” ungkapnya dalam wawancara eksklusif pekan lalu.

Sejarah Pura: Dari Hutan Belantara hingga Tempat Sakral

Dahulu, kawasan Pura Taman Dalem Majapahit hanya berupa hutan, tegalan, dan telabah (saluran irigasi).

Tempat ini awalnya berfungsi sebagai pemandian sederhana atau beji.

Namun, pada akhir 1990-an, pembangunan jalan raya yang menghubungkan Peguyangan dan Benoh membawa perubahan besar.

Palinggih dan sumur yang dianggap menghalangi proyek jalan sempat direncanakan untuk dipindahkan ke lokasi baru.

Anehnya, usaha memindahkan sumur itu menemui kendala mistis.

“Saat mencoba mengeringkan sumur dengan mesin, debit airnya malah semakin deras. Kontraktor akhirnya menyerah dan meminta bantuan masyarakat adat serta balian (dukun tradisional),” jelas Jro Mangku Bawa.

Setelah melalui proses spiritual, terungkap bahwa area tersebut merupakan pasimpangan (tempat perhentian) Ratu Betara Pengadangan.

“Beliau tidak mengizinkan tempat ini dipindahkan. Akhirnya, palinggih dikembalikan ke lokasi awal, dan dibangunlah Pura Taman seperti sekarang,” tambahnya.

Pusat Spiritualitas dan Harapan Para Pedagang

Berdasarkan catatan yang tertulis pada salah satu palinggih, Pura Taman Dalem Majapahit telah ada sejak tahun 1952.

Meski tidak ada prasasti yang memastikan tahun pembangunannya, diyakini tempat ini sudah diwariskan secara turun-temurun sebagai lokasi suci.

Sumur di pura ini juga menjadi daya tarik utama bagi para pedagang. Banyak yang datang untuk mengambil tirta (air suci) dari sumur tersebut.

“Para pedagang sering membawa jeriken untuk menampung air dari sumur ini. Mereka percaya, setelah sembahyang di sini, usaha mereka menjadi lebih lancar,” ungkap Jro Mangku Bawa.

Pesona Tak Pernah Pudar

Tidak hanya sumur yang tak pernah kering, kawasan pura juga dilengkapi kolam beji berbentuk naga yang menambah aura mistis dan keindahan tempat ini.

Bagi yang ingin merasakan kesejukan spiritual dan keberkahan rezeki, Pura Taman Dalem Majapahit menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan.

Apakah keberkahan dari sumur ini benar adanya? Temukan jawabannya dengan berkunjung dan merasakan sendiri aura magisnya! *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Pura Taman Dalem Majapahit #hindu #denpasar #peguyangan