Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Layaknya Sulinggih, Atribut Kubayan Mucuk di Sukawana Sangat Sakral, Tak Sembarangan Digunakan

I Putu Mardika • Sabtu, 7 Desember 2024 | 04:34 WIB

Ulu Apad di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli saat menjalankan tugasnya
Ulu Apad di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli saat menjalankan tugasnya
BALIEXPRESS.ID-Sebagai pemimpin ritual tertinggi, Jero Kubayan Mucuk di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli sudah pasti memiliki kewenangan dalam muput upacara.

Jero Kubayan Mucuk dalam pribadinya sebagai sosok yang disucikan oleh masyarakat Sukawana memiliki atribut kebesarannya tersendiri.

Tentunya segala atribut yang melekat pada Jero Kubayan Muncuk tidak boleh dipergunakan sembarangan oleh jajaran Ulu Apad lainnya apalagi seorang masyarakat biasa.

Dijelaskan Tokoh Adat Sukawana, segala atribut kebesaran Jero Kubayan Mucuk tersebut telah melalui proses sakralisasi (Pasupati) sebelum melekat dan menjadi bagian dari pribadi Jro Kubayan Mucuk.

Jero Kubayan Mucuk dengan atributnya yang lengkap telah menapak di Pura Bale Agung Desa Sukawana.

Baca Juga: Sinergitas Antar Instansi Kunci untuk Berantas Narkoba dan Tingkatkan Literasi Masyarakat

Tampak Bliau mengenakan jubah Jujut, kamben Lurik, saput Tapak Dara, selendang Sudamala, tongkat, dan cin-cin Tali Gita yang melingkar di telunjuk Bliau.

Hal ini menandakan Bliau akan memimpin suatu upacara yang sangat pending di Desa Sukawana.

Sebagai sosok yang berpengetahuan dan berpengalaman khususnya dalam adat dan budaya tentunya Jero Kubayan Mucuk telah melalui proses pendidikan yang dilakukan secara bertahap dalam sistem Ulu Apad yang ditanamkan langsung oleh para pendahulunya sebagai bentuk kaderisasi.

Pengetahuan yang diperoleh dari para pendahulu Beliaulah yang kemudian diteruskan pada generasi berikutnya, agar tradisi dan budaya warisan eluhur tersebut tidak punah dimakan waktu.

Jero Kubayan Mucuk bertanggung jawab untuk menjaga dan mewariskan pengetahuan tersebut pada generasi berikutnya.

Sehingga Beliau dikenal juga sebagai guru dari seluruh masyarakat Sukawana.

Jero Kubayan Mucuk membimbing kader-kadernya dalam sistem Ulu Apad tidak hanya melalui kegiatan Pasangkepan melainkan dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya seperti halnya dalam pelaksanaan upacara-upacara besar yang digelar oleh masyarakat Desa Sukawana.

Baca Juga: Prananda Prabowo Kunjungi Bali, Sampaikan Pesan Terima Kasih dan Motivasi kepada Kader PDIP, Ada Hal Unik yang Terjadi

Jero Bau Ulangan dan Juga Jero Bau adalah kader yang intens dibimbing oleh Jero Kubayan Mucuk dalam menyelesaikan ritual adat dan keagamaan. 

Oleh karena kedua tokoh tersebut merupakan kader-kader yang nantinya akan menggantikan posisi Jero Kubayan Mucuk bilamana Bliau mendapat hambatan seperti halnya ketika mengalami sakit atau mangkat menuju alam kelanggengan. Peran Jero Kubayan Mucuk sebagai sumber belajar

“Bagi Jero Bau Ulangan, Jero Bau, dan jajaran Ulu Apad lainnya, serta seluruh masyarakat Sukawana adalah sebagai demonstrator, pembimbing, motivator, dan sekaligus sebagai penilai proses pembelajaran yang telah berlangsung,” ungkapnya.

Peran Jero Kubayan Mucuk dalam membimbing masyarakat dan juga jajaran Ulu Apad secara tidak langsung memberikan Bliau kedudukan yang sangat penting bagi masyarakat Sukawana.

Hal ini sekaligus menunjang eksistensi Bliau yang sudah sepuh sebagai penuntun masyarakat dalam kaitannya dengan aspek sosial religius yang tidak bisa lepas dari budaya masyarakat setempat.

Baca Juga: Pemkab Karangasem Dukung Tenggelamkan Kapal Bekas TNI AL di Perairan Kubu

Jero Kubayan Mucuk merupakan sosok sentral yang sekaligus sebagai lambang religiusitas masyarakat Sukawana yang siklik.

Sebutan Jero Guru Mucuk adalah satu bentuk penghormatan masyarakat pada Bliau yang telah mapan dengan pengalaman dan pengetahuan.

"Hingga mampu menuntun serta memberikan suatu pencerahan terhadap seluruh masyarakat Sukawana khususnya berkaitan dengan aspek religi yang terrefleksi dalam berbagai bentuk ritual keagamaan," tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#Kintamani #kubayan mucuk #Ulu Apad #jero #bangli #sukawana