Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mengenal Perbedaan Pura Kahyangan Jagat, Sad Kahyangan, dan Dang Kahyangan bagi Umat Hindu Bali

I Putu Suyatra • Rabu, 11 Desember 2024 | 03:43 WIB
Pura Besakih
Pura Besakih

BALIEXPRESS.ID - Bali, pulau yang kaya akan tradisi dan spiritualitas, menyimpan banyak pura yang memiliki peran penting dalam kehidupan umat Hindu.

Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua pura di Bali memiliki fungsi yang sama?

Ada tiga kategori utama pura yang perlu Anda ketahui: Pura Kahyangan Jagat, Sad Kahyangan, dan Dang Kahyangan.

Apa perbedaan mendalam antara ketiganya?

Pura Kahyangan Jagat: Penjaga Keseimbangan Alam Semesta

Menurut Pinandita Pasek Swastika, Pura Kahyangan Jagat adalah pura-pura yang tersebar di seluruh penjuru Pulau Bali, melambangkan perlindungan dan keseimbangan alam semesta.

Ada sembilan pura yang tergolong dalam kategori ini, masing-masing terletak di titik-titik strategis di Bali, yang dipercaya sebagai stana (tempat) para dewa penjaga sembilan arah mata angin.

Beberapa pura yang termasuk dalam Pura Kahyangan Jagat adalah:

Pura-pura ini memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan alam dan spiritualitas Bali, yang tak hanya terbatas pada upacara, tetapi juga menjadi simbol pemeliharaan keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Pura Sad Kahyangan: Enam Pura Agung di Penjuru Mata Angin

Berbeda dengan Pura Kahyangan Jagat, Pura Sad Kahyangan terdiri dari enam pura utama yang terletak di penjuru mata angin Bali.

Sad Kahyangan merupakan bagian dari Pura Kahyangan Jagat, namun dengan fokus pada enam pura yang memiliki status khusus.

Pura-pura ini tidak mencakup tiga pura inti, yaitu Pura Besakih, Pura Ulun Danu Batur, dan Pura Andakasa.

"Setiap kerajaan di Bali memiliki Pura Sad Kahyangan-nya masing-masing, yang menunjukkan kedalaman spiritual dan kedekatannya dengan para dewa," ujar Pinandita Pasek Swastika.

Beberapa pura yang termasuk dalam Pura Sad Kahyangan adalah:

Baca Juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Pasikepan: Jimat Bali yang Menyerap Energi Penggunanya, Media untuk Keinginan, Tapi Penuh Risiko

Pura Dang Kahyangan: Tempat Mengenang Jasa Pimpinan Hindu

Selain dua kategori di atas, ada juga Pura Dang Kahyangan yang memiliki fungsi unik. Pura ini dibangun untuk mengenang jasa para pimpinan umat Hindu yang pernah datang dan memberikan pengetahuan serta bimbingan kepada masyarakat Bali.

Beberapa tokoh yang dihormati dalam Pura Dang Kahyangan termasuk Rsi Markandya dan Dang Hyang Dwijendra.

Pura Dang Kahyangan yang tercatat dalam lontar Dwijendra Tatwa antara lain:

Ada sekitar 34 pura yang tergolong dalam kategori ini, sebagai penanda bahwa tokoh-tokoh tersebut pernah berkunjung dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Bali.

Mengenal Keunikan Pura di Bali: Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Ketiga kategori pura ini—Kahyangan Jagat, Sad Kahyangan, dan Dang Kahyangan—memiliki peran dan tatanan yang berbeda.

Masing-masing pura bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol keseimbangan alam, penghormatan terhadap sejarah spiritual Bali, serta penghargaan terhadap pemimpin spiritual yang telah memberikan kontribusi besar bagi umat Hindu.

Dengan mengetahui perbedaan dan fungsi setiap pura, Anda dapat lebih mengapresiasi kekayaan budaya dan spiritual Bali yang luar biasa. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pura dang kahyangan #Pura Kahyangan Jagat #hindu #PURA SAD KAHYANGAN