BALIEXPRESS.ID - Panglukatan Sapta Murti adalah tempat panglukatan untuk proses ritual penyucian diri dan jiwa secara seremonial. Tempat malukat tersebut berada di Desa Adat Abianbase, Gianyar.
Malukat di sana harus melalui proses pembersihan diri yang diawali dengan matur piuning sembahyang dengan sarana Banten Pejati.
Banten itu dihaturkan di Pura Taman Beji, selanjutnya dilakukan panglukatan mulai dari pancoran nomor 1 di sebelah selatan terus ke utara sampai pancoran nomor 7.
Bandesa Adat Abianbase, I Nyoman Sujana, menjelaskan nama Pancoran Panglukatan Sapta Murti diambil dari jumlah 7 pancoran yang menginspirasi dari 7 sungai suci di India.
Murti merupakan arti kesaktian, kekuatan yang muncul dari ketujuh pancoran.
“Dari ketujuh Pancoran yang paling utama adalah pancoran nomor 5 dari selatan yang bernama Tirta Gangga Mahutama,” paparnya.
Diungkapkan juga panglukatan Sapta Murti dibangun kembali dan dikembangkan untuk tujuan pariwisata.
Dimana jauh sebelum dikembangkan sumber mata air yang muncul merupakan Patirtan Beji Ida Betara Dalem Desa Adat Abianbase.
“Itu saat pemadegan Anak Agung Punggawa Puri Ageng Abianbase Gianyar. Kira-kira sekitar abad ke- 18 yang juga merupakan satu rangkaian dengan Taman Beji Pura Dalem Tanjung Abianbase padruwen Anak Agung Punggawa Puri Ageng Abianbase,” jelas Jro Bendesa Sujana.
Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan juga seiring perkembangan zaman oleh salah seorang Krama Desa Adat Abianbase di tahun 1990 mendapat petunjuk niskala.
Sehingga ditatalah kembali keberadaan Patirtan tersebut dan bisa kembali dimanfaatkan untuk proses upacara sesuai petunjuk niskala.
Penglukatan tersebut pun diyakini sebagai tempat menghilangkan rasa sakit kepala atau stress maupun penat bagi seseorang.
Sehingga tidak jarang pemedek yang selesai malukat di sana merasa segara dan refresh kembali.
Diceritakan, selanjutnya saat Anak Agung Gede Suardana menjabat sebagai Bandesa Abianbase sekitar tahun 2013-2023 Taman Beji Pura Dalem Abianbase Gianyar direnovasi kembali.
Baca Juga: Atensi Tahun Baru, Satpol PP Badung Bakal Awasi Peredaran Kembang Api: Menyalakan Juga Diatur
Sehingga bisa dimanfaatkan untuk proses Upacara Nunas Tirta untuk upacara piodalan, ngaben.
“Saat itu dibangun jalan setapak dan tangga menuju Taman Beji, Pelinggih Padma Sari Linggih Ide Betara Lingsir, Piyasan, Pancoran Tirta Siwa Gangga ring Jeroan Pura dan Pancoran Tirta Gangga Amerta di Jaba Pura,” ujar Jro Bandesa Sujana.
Seiring dengan geliat Desa Adat Abianbase menuju era baru di tahun 2024 oleh Bandesa Abianbase Jro Nyoman Sujana, maka dibangun Panglukatan Sapta Murti dengan 7 Pancoran, Bangunan Bale Pasandekan dan meditasi.
Termasuk sarana ganti busana dan toilet, air terjun, penataan Setra Abianbase sebagai icon pariwisata relegi. *
Editor : Putu Agus Adegrantika