BALIEXPRESS.ID - Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mendengar tentang kekuatan. Namun, perlu kita renungkan bahwa kekuatan yang sejati tidak terletak pada kemampuan untuk menaklukkan orang lain, tetapi justru pada kemampuan untuk menaklukkan diri kita sendiri.
Penyuluh Agama Hindu, Kemenag Gianyar, Ni Wayan Ekayanti, menjelaskan di dalam Bhagavad Gita, Sri Krishna mengajarkan kepada Arjuna bahwa kemenangan sejati adalah kemenangan atas ego, hawa nafsu, dan segala kecenderungan buruk yang ada dalam diri kita.
“Orang yang dianggap kuat dalam pandangan Dharma adalah mereka yang mampu mengendalikan pikiran, perasaan, dan keinginan. Tidak mudah memang untuk menguasai diri, karena dalam kehidupan sehari-hari kita sering digoda oleh nafsu, kebencian, amarah, dan keserakahan,” papar Eka.
Baca Juga: Sosok I Nengah Sudana Wiryawan: Satpol PP Karangasem yang Juga Wasit Karate Bertaraf Internasional!
Dia menerangkan, kekuatan sejati bukanlah tentang menang dalam pertempuran fisik atau mendominasi orang lain, melainkan tentang bagaimana kita mampu menguasai diri, menjaga kedamaian batin, dan hidup dalam kebenaran.
Dalam ajaran Yoga, kita diajarkan untuk mengendalikan pikiran dan emosi melalui latihan yang penuh disiplin. Ketika kita dapat menenangkan pikiran, mengendalikan amarah, dan meredam kebencian dalam hati, kita akan menemukan kekuatan yang jauh lebih besar daripada sekadar kemenangan duniawi.
“Kekuatan itu adalah kedamaian dalam diri, kebijaksanaan dalam bertindak, dan kasih sayang yang tulus terhadap sesama,” terangnya.
Seperti yang diajarkan dalam Bhagavad Gita, jalan menuju kebahagiaan sejati adalah dengan menaklukkan diri kita sendiri, dengan menjalani hidup sesuai dengan Dharma dan selalu berusaha menjaga keseimbangan batin. *
Editor : Putu Agus Adegrantika