Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mudra dalam Tarian Topeng Sidakarya Sarat Makna, Ini Penjelasannya

I Putu Mardika • Kamis, 6 Februari 2025 | 02:31 WIB

Penari Topeng Sidakarya juga menggunakan mudra yang sarat akan makna
Penari Topeng Sidakarya juga menggunakan mudra yang sarat akan makna
BALIEXPRESS.ID-Setiap  tarian  sakral  di  Bali  tidak  dapat  dipisahkan  dari  konsep Yantra,  Tantra  dan Mudra.

Begitu juga dengan gerakan  topeng  Sidakarya  yang  di  dalamnya  ada  simbol  mudra yang  sarat  akan  makna. 

Seperti diketahui, Mudra merupakan ilmu pengetahuan Yoga, membangunkan energi kosmis untuk membersihkan tubuh, pikiran, dan jiwa.

Sesungguhnya seluruh jari tangan berhubungan dengan lima elemen tersebut, dan elemen tersebut secara gaib dapat menyembuhkan karena Mudra dapat membangkitkan energi Atom dalam tubuh.

Ibu Jari mewakili unsur akhasa atau angkasa. Jari Telunjuk mewakili unsur wayu atau udara.

Jari Tengah mewakili unsur agni, Jari Manis mewakili unsur perthiwi/bhumi, Jari Kelingking mewakili unsur jala, waruna atau air.

Seniman Topeng Sidakarya, Nyoman Suardika mengatakan dalam  tarian  topeng  ada sejumlah mudra yang ditampilkan.

Baca Juga: Pelajar SMA Tewas Tertimpa Pohon di Jalur Denpasar - Gilimanuk, Saksi Sempat Beri Isyarat: Begini Kronologinya

Sebut saja posisi jari Ngaruji atau Abhyaya Postur jari ngaruji sama   dengan   postur   jari   dalam   Mudra yang   disebut   Abhaya Mudra. 

Abhaya  Mudra  memeliki  makna  yang  dalam,  yakni  perlindungan  dan  kebanyakan  dari  postur  tangan  Dewa-Dewi  Hindu  dalam  posisi  Abhaya  Mudra  sebagai  yang  memberikan  perlindungan.  

Bahkan  dalam  Tantra  Sastra  posisi  jari  tangan  yang  demikian  dapat  dimaknai sebagai bentuk keberserahan dan terlepas dari rasa kekhawatiran. 

“Ngaruji ini sering ditunjukan oleh penari topeng Sidakarya sebagai   simbol   bahwa   Ida   Sanghyang   Widhi   dapat memberikan perlindungan, dan  menghindarkan  diri  dari  segala rintangan,” katanya.

Selanjutnya posisi  jari  nyigit sering  ditunjukan  oleh  penari  topeng  dalem  Sidakarya,  dan  dalam  Tantra  Sastra,  khususnya Mudra posisi jari tersebut sama dengan postur jari Jnana Mudra.

Baca Juga: Viral! Simbol Garuda Hitam dan Gerakan PENTOL di Media Sosial, Ungkap 6 Tuntutan Rakyat

Mudra ini sangat penting dan Dewa-Dewa Hindu sering memperlihatkan  posisi  jari  dengan  posisi  Jnana Mudra.

Mudra ini adalah simbol dari kebijakasanaan,dan pertemuan   ibu   jari   dengan   jari   telunjuk   merupakan   lambang penyatuan antara Paramatma sebagai kesadaran kosmis yang berada di Ibu Jari. Sedangkan di Jari Telunjuk simbol  dari  energi  Jiwatman  (kesadaran  manusia). 

Bila  kedua energi tersebut bertemu maka munculah kesadaran dalam  diri. 

“Posisi  jari  nyigit yang  sering  diperlihatkan  dalam  tarian  topeng  Dalem  Sidakarya  sebagai  penanda  bahwa untuk mencapai kesucian seseorang terlebih dahulu harus  menyadari  kesejatian  diri,  dan  menunduk  pada  kesadaran tertinggi,”sebutnya.

posisi  jari  Ngawawa sering  diperlihatkan  oleh  penari  topeng Sidakarya dan penari lainnya. Posisi jari Ngawawa dalam  tarian  memiliki  kesamaan  bentuk  dan  posisi  jari  dalam Mudra yang  disebut  dengan  Siva  Lingga  Mudra.

Mudra  Siva  Lingga  Mudra  sangat  penting  dalam  Tantra  Sastra,  dan sering digunakan untuk penyembuhan melalui tubuh, bukan  obat. 

Baca Juga: Detik-detik Karyawan DABN Tewas Tenggelam saat Pikapnya Tercebur ke Laut: Sempat Pegang Paku Bumi Selama 10 Menit

Mudra ini  dapat  mengubah  gerak  enenrgi,  melebur  hambatan,  dan  hal  negatif  serta  membangun  kekuatan  kehidupan  yang  positif. 

Penari  topeng  Dalem  Sidakarya  sering  memperlihatkan  posisi  yang  demikian  sebagai simbol penetralisir kekuatan negatif menuju pada keseimbangan.

Posisi jari nyitsit sering  diperlihatkan  oleh  penari  topeng  Dalem Sidakrya maupun tarian lainnya.

Posisi jari seperti ini  hampir  sama  bentuknya  dengan  Chin  Mudra  dalam Tantra  Sastra. 

Mudra demikian memiliki  makna  yang  hampir sama pula dengan Jnana Mudra.

Chin berasal dari istilah Chita dalam bahasa Sanskerta yang berarti pikiran. Mudra ini sering dimaknai sebagai pemunculan kesadaran pikiran.

Baca Juga: Banjir Rob Terjang Pantai Monggalan, Sejumlah Bangunan Terdampak

Posisi jari  nyumput kadangkalanya  diperlihatkan  oleh  penari   topeng   Dalem   Sidakarya.   Dalam   pengetahuan   Mudra posisi    jari    yang    demikian    disebut    dengan    Samanahuti  Mudra  yakni  semua  ujung  jari-jari  bertemu,  dan Mudra ini simbol dari kesejahteraan serta kesehatan.

“Makna  tersebut  dilekatkan  pada  Mudra ini  karena  dalam  Tantra posisi  tangan  yang  demikian  membantu  asimilasi  dalam tubuh sehingga kesehatan menjadi prima. Kesehatan merupakan lambang dari kesejahteraan,” katanya. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#bali #Mudra #sidakarya #topeng #hindu #Jari #Yantra #dewa #Tantra