Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Konsep Tri Hita Karana, Konsisten Jaga Kealamian Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 14 Februari 2025 | 13:25 WIB
PURA : Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri, Selemadeg, Tabanan.
PURA : Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri, Selemadeg, Tabanan.

BALIEXPRESS.ID – Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri berimplikasi terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat,khususnya di Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

Tidak saja berposisi sebagai kepercayaan semata, namun juga menjadi pangkal lahirnya ideologi berbasis ekologi bagi kehidupan sosial masyarakat di lingkungan pura.

Dalam teorinya tentang  ekologi budaya berpandangan bahwa aspek sosial dan kebudayaan memiliki korelasi erat dengan lingkungan. 

Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri juga bersentuhan dengan lingkungan yang didasari oleh kepercayaan terhadap Tuhan.

I Made Danu Tirta, sesuai hasil disertasinya dalam pemertahanan kealamian alam sebagai konstruksi fisik Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri memberikan sebuah implikasi yang menyasar pada ranah ketuhanan (teologis). Implikasi teologis dari teo-ekologi di Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri adalah adanya aktivitas memposisikan pura sebagai media memohon kesuburan.

“Pura yang terkonstruk alami juga diyakini sebagai simbolis bahwa manifestasi Tuhannya mampu memberikan anugerah terbaik bagi kesuburan lahan,” paparnya.  

Implikasi budaya. Kuatnya kepercayaan terhadap sisi ekologi yang ada di Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri, telah memberikan corak tersendiri terhadap khazanah budaya pada pura tersebut.

Teo-ekologi di Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri memberikan sebuah realitas budaya megalitik dan peluang penguatan status legalitas kebudayaan.

Implikasi lingkungan alam. Teo-ekologi di Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri melahirkan ekosentris.

Manusia yang dalam hal ini adalah masyarakat Desa Wanagiri tidak memiliki kehendak untuk melakukan perusakan terhadap alam lingkungan.

Penciptaan lingkungan sehat di Desa Wanagiri merupakan salah satu wujud dari implikasi lingkungan alam dari teo-ekologi di Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri.

 

Penciptaan lingkungan sehat juga tumbuh dari kesadaran masyarakat bahwa alam memiliki kekuatan penentu bagi kehidupan mereka. Berusaha mengkonstruksi dan mengkonservasi kualitas sehat dari ekolog, merupakan jalan positif yang nantinya berkontribusi langsung bagi kelanjutan hidup masyarakat.

Implikasi lingkungan sosial. Teo-ekologi yang banyak dipertahankan dengan gerakan sosial, memunculkan beberapa fenomena sosial bagi masyarakat pendukung yang berada di Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri.

“Secara umum dapat dikatakan bahwa, implikasi sosiologis itu sendiri terlihat dari adanya pola interaksi yang terjadi pada satuan masyarakat di lingkungan Pura Pasek Toh Jiwa Wanagiri,” pungkas Danu. *

 

Editor : Putu Agus Adegrantika