BALIEXPRESS.ID - Lomba ogoh-ogoh mini digelar oleh Sanggar Seniwerdhi Asih, Desa Adat Kelusa Payangan, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Minggu (2/3).
Kegiatan ini digelar dalam menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Tahun Caka 1947 dan membangkitkan kreatifitas anak-anak di desa adat setempat.
Kegiatan lomba ogoh-ogoh mini ini pun sangat diapresiasi oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar.
Karena sangat membantu anak-anak di desa adat setempat dalam menuangkan kreativitasnya, terutama untuk menjaga tradisi dan budaya Bali.
Ketua Sanggar Seniweedhi Asih, Ni Ketut Vila Harini, menjelaskan lomba ogoh-ogoh mini ini merupakan kompetisi pembuatan ogoh-ogoh mini serangkaian menjelang Hari Raya Nyepi.
“Tujuannya untuk melestarikan budaya, memberikan kesempatan bagi masyarakat, terutama anak-anak atau remaja, untuk ikut serta, dan tentunya menambah semarak suasana menjelang Nyepi,” paparnya.
Hari Nyepi adalah tahun baru bagi umat Hindu di Bali, yang dirayakan dengan cara yang sangat unik dan berbeda dari perayaan tahun baru pada umumnya.
Nyepi biasanya jatuh pada bulan Maret atau April dalam kalender Masehi.
Perayaan Hari Nyepi tidak diisi dengan pesta atau perayaan yang meriah.
Melainkan dengan serangkaian ritual yang bertujuan untuk membersihkan diri dari segala keburukan dan dosa, serta mengembalikan keharmonisan dengan alam dan Tuhan. *
Editor : Putu Agus Adegrantika