Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ajaibnya Tempat Suci Hindu Bali Pura Dalem Gerya Taman Beji di Denpasar:  Sumber Air Sakti, Mohon Keturunan dan Kesembuhan

I Putu Suyatra • Rabu, 19 Maret 2025 | 16:46 WIB

Di balik keheningan bantaran Tukad Badung, Glogor Carik, Denpasar, berdiri Pura Dalem Gerya Taman Beji
Di balik keheningan bantaran Tukad Badung, Glogor Carik, Denpasar, berdiri Pura Dalem Gerya Taman Beji

BALIEXPRESS.ID - Di balik keheningan bantaran Tukad Badung, Glogor Carik, Denpasar, berdiri Pura Dalem Gerya Taman Beji —sebuah tempat suci Hindu Bali yang tak hanya menjadi tempat melukat, tetapi juga menyimpan kisah penuh misteri.

Pura ini dipercaya sebagai stana Ratu Niang Sakti, tempat suci bagi umat Hindu yang ingin memohon kesembuhan hingga mendapatkan keturunan.

Namun, siapa sangka pendirian pura ini diwarnai serangkaian kejadian mistis yang mengundang tanda tanya?

Baca Juga: Pasar Badung Bergema: Para Tukang ‘Suun’ dengan Khidmat Nyanyikan Indonesia Raya

Didirikan Setelah Pawisik dan Kejadian Aneh

Jro Mangku Nyoman Sukra, pemangku pura ini, mengungkapkan bahwa awalnya tempat ini hanyalah palinggih batu biasa.

Namun, setelah seseorang meninggal di lokasi tersebut, tempat ini tak lagi digunakan sebagai area suci.

Sampai akhirnya, Mangku Sukra menerima pawisik (bisikan gaib) bahwa pura ini harus dikembalikan ke fungsinya semula.

Awalnya, ia ragu dan menunda untuk melaksanakan perintah tersebut.

Namun, setelah mengalami musibah—anaknya mengalami kecelakaan dan terluka di kepala—ia pun menyadari ada kekuatan yang menghendaki pura ini untuk kembali dibangun.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tragis: Baru Keluar Dealer, Honda Brio Melesat Tak Terkendali dan Terjun ke Sungai

Namun, drama belum berakhir! Ketika pertama kali membangun pelinggih, ia justru mendirikannya di lokasi yang berbeda, yaitu di seberang jalan dari lokasi pura saat ini.

Tak disangka, pelinggih tersebut malah ditabrak truk pengangkut material, dan serpihan pelinggihnya justru terlempar ke arah timur, tepat di tempat yang kini menjadi lokasi Pura Dalem Gerya Taman Beji.

“Karena kejadian itu, akhirnya saya menyanggupi untuk membangun pura ini di lokasi yang memang dikehendaki oleh Ida Sesuhunan,” ungkap Mangku Sukra.

Kemunculan Batu Sakti dan Mata Air Ajaib

Setelah pembangunan pura selesai, kejadian aneh terus berlanjut. Perlahan, di lokasi pura ini mulai bermunculan batu-batu kuno yang diyakini berasal dari zaman Megalitikum.

Salah satu batu yang paling mencolok adalah batu alam berwarna hitam dengan lambang Yoni di tengahnya, yang diyakini sebagai peninggalan suci.

Tak hanya itu, batu alam berwarna merah juga tiba-tiba muncul di area pura tanpa ada yang tahu asal-usulnya.

“Muncul begitu saja, tanpa dipahat, batu ini asli dari alam,” kata Mangku Sukra sembari menunjukkan batu dengan lambang Yoni tersebut.

Selain batu-batu sakti, pura ini juga memiliki dua sumber mata air yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual.

Uniknya, kedua mata air ini memiliki fungsi berbeda—satu digunakan untuk melukat (pembersihan diri secara spiritual), sementara satu lagi digunakan untuk pengobatan.

Baca Juga: 3 Faktor Utama yang Bisa Pulihkan Bitcoin Pada Maret 2025

Air ini diyakini berasal dari lima sumber yang menyatu dalam satu sumur, menciptakan energi suci yang luar biasa.

Melukat dan Ritual Kesembuhan di Pura Dalem Gerya Taman Beji

Untuk umat Hindu Bali yang ingin melakukan ritual melukat, mereka diharuskan membawa pejati sebagai sarana awal.

Sementara itu, untuk melukat dengan tujuan kesembuhan, Mangku Sukra mengatakan bahwa sarana yang digunakan bergantung pada pawisik yang ia terima dan jenis penyakit yang ingin disembuhkan.

Salah satu ritual terkenal di pura ini adalah Melukat Sudamala, yang berfungsi untuk membersihkan penyakit dan energi negatif.

Ritual ini menggunakan lima jenis kelapa muda (bungkak) serta kelapa hijau yang dilengkapi dengan bunga lima warna, sesuai dengan ketentuan spiritual Hindu.

Menariknya, ritual melukat di pura ini bisa dilakukan kapan saja, tetapi melukat untuk kesembuhan hanya dapat dilakukan pada hari-hari tertentu dan tidak boleh dilakukan pada rerahinan (hari suci dalam kalender Bali).

Baca Juga: Kisah Mistis Tempat Suci Hindu Bali Pura Dalem Goa Peteng: Bukan Gua Biasa, Tempat Berstana Naga Sakral?

Dikenal Bisa Sembuhkan Penyakit Medis dan Non Medis

Banyak orang yang datang ke pura ini bukan hanya untuk melukat, tetapi juga untuk memohon kesembuhan dari penyakit, baik medis maupun non-medis.

Menurut Mangku Sukra, kesembuhan ini terjadi melalui pawisik dari Sesuhunan di pura ini, yang terdiri dari Ida Bhatara Ratu Niang Sakti, Ida Ratu Ayu Pudak Mas, Ratu Ayu Manik Jenar, Ida Ratu Ayu Mas Melilit, Ratu Bagus, dan Sang Hyang Tiga Sakti.

Tak hanya untuk kesembuhan, pura ini juga menjadi tempat bagi pasangan suami istri yang ingin memohon keturunan.

Menurut Mangku Sukra, sudah banyak pasangan yang membuktikan keajaiban pura ini setelah bertahun-tahun tidak memiliki anak.

“Apapun penyakitnya dan permohonannya, bisa dikabulkan asal datang dengan ketulusan dan kepasrahan,” ujarnya.

Piodalan dan Hari Penting di Pura Dalem Gerya Taman Beji

Sebagai tempat suci, Pura Dalem Gerya Taman Beji juga memiliki piodalan (hari besar upacara) yang jatuh pada Rabu (Buda) Paing Landep.

Ritual ini berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Sabtu Kliwon Wuku Landep atau Tumpek Landep.

Saat piodalan berlangsung, umat Hindu dari berbagai daerah datang ke pura ini untuk sembahyang, melukat, dan melakukan berbagai ritual spiritual lainnya.

Baca Juga: Sosialisasi Permenaker No. 1 Tahun 2025: BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Tingkatkan Perlindungan Pekerja

Kesimpulan

Pura Dalem Gerya Taman Beji bukan hanya sekadar tempat suci untuk melukat. Pura ini menyimpan sejarah panjang, kisah mistis, hingga keajaiban yang sulit dijelaskan secara logika.

Dari kejadian aneh saat pembangunan, munculnya batu-batu sakti, hingga mata air yang dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan, semuanya menjadi bukti bahwa pura ini memiliki energi spiritual yang kuat.

Bagi Anda yang ingin melakukan melukat, memohon kesembuhan, atau mencari keturunan, Pura Dalem Gerya Taman Beji bisa menjadi tempat yang tepat.

Namun, satu hal yang perlu diingat—datanglah dengan niat tulus dan kepasrahan, karena di sini bukan hanya tubuh yang dibersihkan, tetapi juga jiwa. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#melukat #kisah mistis #keturunan #Pura Dalem Gerya Taman Beji #hindu bali #Non medis #kesembuhan #medis