Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Kitab Suci Weda: Benarkah Hanya untuk Para Sesepuh? Remaja Hindu Wajib Tahu!

I Putu Suyatra • Senin, 31 Maret 2025 | 02:38 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID - Kitab suci Weda, pusaka pengetahuan Hindu yang agung, kerap dianggap misterius dan sulit dipahami, terutama bagi generasi muda.

Namun, benarkah Weda hanya diperuntukkan bagi para sesepuh? Seorang pendeta terkemuka di Bali membuka tabir rahasia ini, mengungkap bahwa Weda adalah sumber pengetahuan yang dapat diakses oleh siapa saja.

Ida Pedanda Gde Isana Manuaba, seorang pendeta berpengalaman, menegaskan bahwa Weda, yang berasal dari kata "Vid" berarti pengetahuan, adalah lautan kebijaksanaan yang tak terbatas.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Gung Cok Membangun Olahraga Pulau Dewata: Dari Ring Tarung Derajat ke Kursi DPRD Bali

"Tidak ada yang lebih suci dari pengetahuan," ungkapnya, mengajak umat Hindu, khususnya remaja, untuk menyelami kedalaman Weda.

Namun, mempelajari Weda bukanlah perkara mudah.

Ida Pedanda Gde Isana Manuaba menekankan pentingnya bimbingan seorang guru spiritual.

"Weda adalah pengetahuan tentang Ketuhanan, tidak bisa dipahami secara tekstual saja. Tanpa guru, bisa timbul multitafsir yang menyesatkan," jelasnya.

Baca Juga: Geger Hari Raya Nyepi di Bali: Aksi Nekat Pria Ini Bikin Geram, Ngopi Santai di Tengah Jalan!

Beliau mengutip Bayu Purana I.201, yang menggambarkan Weda "takut" dibaca oleh orang yang tidak berpengetahuan.

"Weda merasa takut kalau orang bodoh membacanya. Weda berpikir bahwa orang bodoh tersebut akan memukulnya," urainya, mengisyaratkan bahaya penafsiran yang salah tanpa bimbingan.

Ida Pedanda Gde Isana Manuaba mencontohkan sloka Bhagawadgita 9.22, yang jika dipahami secara dangkal, bisa menimbulkan penafsiran yang keliru.

"Kesalahan mengartikan itulah yang ditakutkan oleh Weda. Tanpa guru, seseorang yang punya pikiran kotor akan salah menafsirkan," tegasnya.

Lantas, bagaimana cara memulai mempelajari Weda? Ida Pedanda Gde Isana Manuaba menyarankan untuk mencari guru spiritual yang mumpuni.

"Datang saja ke seorang Ratu Peranda atau orang lain yang mengerti," sarannya.

Beliau juga menganjurkan untuk membaca Weda di rumah, kemudian mendiskusikannya dengan guru.

"Jangan mau kalah, orang non-Hindu yang mengutip sloka Weda pasti juga sudah mempelajari sebelum mengutipnya," tantangnya, mengajak umat Hindu untuk lebih mendalami kitab suci mereka sendiri.

Baca Juga: Gelar Pertemuan Terkait Anggota Polri yang Viral Saat Hari Raya Nyepi di Desa Sumbersari, Ini Kata Kapolres Jembrana

Weda bukanlah warisan eksklusif para sesepuh, melainkan sumber pengetahuan yang terbuka bagi siapa saja yang berani menyelaminya dengan bimbingan seorang guru.

Mari kita buka lembaran Weda dan temukan kebijaksanaan abadi di dalamnya. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#kitab suci Weda #hindu #Bhagawadgita