BALIEXPRESS.ID - Di Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, tersembunyi sebuah tempat suci Hindu Bali yang menyimpan misteri dan kekuatan luar biasa.
Pura Taman Kekeran, bukan sekadar tempat pemujaan biasa, tetapi juga gerbang bagi mereka yang ingin menapaki jalan spiritual sebagai Balian (supranatural) dan mendalami ilmu usada untuk menyembuhkan sesama.
Misteri Ida Ratu Biyang: Kekuatan Pengobatan dan Taksu di Balik Kehijauan Abadi Pura Taman
Pura Taman, yang berjarak sekitar 500 meter dari Pura Baterateng, dipercaya sebagai simbol istri dari Ida Batara Ratu Gede Putus.
Baca Juga: Viral di Tiktok; Gamelan Sekaa Baleganjur SG. Gitaswaradharmakanti Jadi Backsound Tren Velocity
Kesamaan palinggih di kedua pura ini menjadi bukti kuat akan hubungan spiritual mereka.
Namun, yang paling menarik adalah peran Ida Ratu Biyang, yang berstana di Pura Taman, sebagai sumber kekuatan pengobatan dan taksu (karisma spiritual).
"Beliau memelihara lingkungan tiga pura di sini," ungkap Jro Mangku I Wayan Murjana, sang pemangku Pura Taman.
"Dan memiliki kawisesaan (kekuatan) dalam bidang pengobatan dan taksu menjadi sutra (pembuat banten)," tambahnya.
Keajaiban Pura Taman: Telaga Abadi dan Rerumputan Hijau di Musim Kemarau
Areal Pura Taman menyimpan keunikan tersendiri. Di tengah musim kemarau yang panjang, rerumputan dan tanaman di pura ini tetap hijau segar.
Baca Juga: Hayao Miyazaki Kecam Penggunaan AI untuk Ghibli, Sebut Karya Seni Harus Memiliki Jiwa dan Perasaan
Telaga di sisi utara dan timur pura pun tak pernah kering, airnya terus mengalir menuju jaba pura.
"Di bawah pura ini mengalir air menuju ke telaga yang membuat tanaman tetap hijau di pelataran pura," jelas Jro Mangku I Wayan Murjana.
Panggilan Menjadi Balian: Restu Ida Ratu Biyang dan Kisah-Kisah Kesembuhan Nyata
Pura Taman menjadi tujuan bagi mereka yang ingin belajar menjadi Balian.
Mereka datang untuk memohon restu dan kekuatan dari Ida Ratu Biyang, bersembahyang di depan Gedong Ratu Biyang.
"Saya juga kurang tahu ya mereka tahu dari mana, mereka datang memberitahu saya ke sini mau jadi Balian," aku Jro Mangku I Wayan Murjana.
Kisah-kisah kesembuhan pun menjadi bukti nyata kekuatan spiritual Pura Taman.
Ada seorang yang kurus kering karena sakit, sembuh total setelah memohon obat di pura dan berjanji menjadi sutri (pembuat banten).
"Kini dia sudah jadi sutri untuk pemangku Pura Taman. Sampai sekarang pun banyak yang datang nunas tamba dengan membawa sarana pajati," imbuh Jro Mangku I Wayan Murjana.
Piodalan Unik Pura Taman: Melengkapi Kekuatan Pura Baterateng
Pura Taman memiliki piodalan (hari raya) yang unik, berbeda dengan Pura Baterateng. Jika Pura Baterateng merayakan piodalan saat purnama, Pura Taman merayakannya saat tilem (bulan mati).
"Seperti saling melengkapi, karena mereka terkait ya secara niskala," pungkas Jro Mangku I Wayan Murjana.
Pura Taman, dengan segala misteri, keunikan, dan kekuatan spiritualnya, menjadi destinasi yang menarik bagi mereka yang mencari kesembuhan, taksu, dan jalan spiritual sebagai Balian. ***
Editor : I Putu Suyatra