BALIEXPRESS. ID- Perjalanan karier seorang guru agama Hindu asal Kabupaten Tabanan, dimulai dari pengabdian sederhana di ruang kelas, hingga akhirnya mengemban tanggung jawab besar di tingkat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Sosok ini adalah contoh nyata bagaimana dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian mampu mengantarkan seseorang dari posisi guru hingga menduduki jabatan strategis sebagai Kepala Subdirektorat (Kasubdit) di Kementerian Agama RI.
Beliau adalah I Wayan Budiantara, berawal menjadi seorang tenaga pendidik Guru Agama Hindu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan hingga akhirnya menjadi Kasubdit Kelembagaan Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI.
Pria asli Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan ini pun sempat menjadi Pembimas Agama Hindu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Budiantara pun berasal dari keluarga yang sederhana, sejak kecil sudah ditinggal oleh ayahnya dan dibesarkan oleh seorang ibu, yaitu Ni Wayan Sunarmini yang hanya seorang tamatan SD dan berprofesi sebagai tukang tandur padi.
Sejak awal, Budiantara dikenal sebagai seorang guru agama Hindu yang penuh kasih dan ketelatenan dalam membimbing siswa.
Tidak hanya mengajarkan materi keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dharma, susila, dan tat twam asi dalam kehidupan sehari-hari. Dari ruang kelas, beliau dipercaya menjadi pembimbing umat di berbagai kegiatan kerohanian dan sosial keagamaan.
Pria kelahiran 16 September 1981 ini pun kariernya menanjak ketika diangkat sebagai Pembimas Hindu di Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT. Di posisi ini, beliau semakin luas memberikan pelayanan dan pembinaan kepada umat Hindu, khususnya dalam hal kelembagaan keagamaan, pendidikan, serta peningkatan kualitas kehidupan beragama.
Program-program inovatif seperti Rumah Bina Keluarga Sukinah, Posyandu Remaja Hindu, hingga penguatan moderasi beragama menjadi bukti nyata kepemimpinannya yang visioner.
Dengan rekam jejak yang cemerlang, kepercayaan yang lebih besar pun diberikan. Beliau dipercaya menjabat sebagai Kasubdit Kelembagaan Urusan Hindu di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu.
Dalam kapasitas ini, ruang lingkup pengabdiannya semakin luas, tidak hanya lingkup daerah tetapi berskala nasional. Ia berperan dalam merancang kebijakan, menyusun program, serta memastikan pelayanan umat Hindu di seluruh Indonesia berjalan optimal dan sejalan dengan cita-cita pembangunan bangsa.
Meski kini menduduki jabatan tinggi, sosoknya tetap dikenal rendah hati, mudah bergaul, serta selalu membuka ruang dialog dengan umat dan tokoh masyarakat. Bagi banyak orang, perjalanan hidup beliau menjadi inspirasi bahwa pengabdian tulus dari bawah akan berbuah besar di kemudian hari.
Dengan visi yang kuat, beliau terus menegaskan komitmennya menjadi pelayan umat, membangun harmoni, dan menghadirkan Hindu yang damai, maju, serta berkontribusi nyata bagi Indonesia.
“Saya tegaskan, peran Penyuluh Agama Hindu merupakan peran yang strategis di masyarakat dalam memberikan pelayanan keagamaan. Terlebih harus terus meningkatkan literasi terkait agama maupun tradisi budaya di masing-masing wilayah,” tegas Budiantara. *
Editor : Putu Agus Adegrantika