BALIEXPRESS. ID- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr.I Gusti Made Sunartha, menghadiri pelaksanaan Tawur Agung Padanan yang digelar di Pura Dalem Puri, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Sabtu (10/1). Kehadiran Kakanwil Kemenag Bali ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi dan kehidupan keagamaan umat Hindu di Bali.
Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil Kemenag Bali didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Agung Wardhita, Kasi Urusan Agama Hindu Kemenag Gianyar, Ida Bagus Rai Supada, serta Penyuluh Agama Hindu Kecamatan Ubud. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tokoh puri, prajuru adat, serta krama Desa Adat Peliatan.
Upacara Tawur Agung Padanan merupakan bagian penting dari rangkaian upacara keagamaan Hindu yang bertujuan menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara bhuana agung dan bhuana alit. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan sarat makna spiritual, diikuti oleh sulinggih serta masyarakat setempat yang dengan penuh bakti mengikuti seluruh tahapan upacara.
Di sela-sela kegiatan, I Gusti Made Sunartha menyampaikan berbagai program prioritas Kementerian Agama kepada para tokoh puri yang hadir. "Program tersebut mencakup penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas layanan keagamaan, pembinaan umat Hindu, serta penguatan peran penyuluh agama dalam mendampingi umat hingga ke tingkat desa adat," jelas mantan Direktur Urusan Agama Hindu Kemenag RI ini.
Kakanwil Kemenag Bali menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan tokoh agama dalam menjaga kelestarian tradisi, adat, dan budaya Bali yang berlandaskan ajaran agama Hindu. "Kolaborasi yang harmonis menjadi kunci dalam mewujudkan kehidupan umat yang rukun, seimbang, dan berkelanjutan, " paparnya.
Sementara itu, pihak puri dan tokoh adat Desa Peliatan menyambut baik kehadiran jajaran Kementerian Agama dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap Kemenag terus hadir secara aktif mendampingi umat, sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan serta pelestarian nilai-nilai luhur adat dan budaya Bali.*
Editor : Putu Agus Adegrantika