Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Kintamani Nyejer 11 Hari, Ini Jadwal dan Imbauannya

I Made Mertawan • Rabu, 18 Maret 2026 | 06:56 WIB
Krama menyiapkan sarana Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. (Ist)
Krama menyiapkan sarana Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli tahun ini akan berlangsung selama hampir satu bulan. 

Rangkaian pujawali dimulai netegang karya pada Jumat (20/3/2026) dan berlanjut hingga Kamis (16/4/2026).   

Dalam paruman agung yang digelar di madya mandala Pura Ulun Danu Batur, Senin (16/3/2026), Jero Penyarikan Duuran Batur didampingi Jero Penyarikan Alitan Batur serta prajuru Desa Adat Batur menyampaikan rincian pelaksanaan serta tahapan upacara.

Baca Juga: Maling Sesari di Pura Luhur Pucak Petali Tabanan Terekam CCTV, Balik Lagi Ambil HP Tertinggal

Jero Penyarikan Duuran Batur menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak demi kelancaran yadnya tersebut.

"Puncak upacara Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun 2026 dilaksanakan pada 2 April 2026 dengan Ida Bhatari nyejer selama 11 hari," terangnya.

Sehari sebelum puncak upacara dijadwalkan sebagai waktu Ida Bhatari-Bhatara katuran Bakti Pangodal, Bakti Pangangsuh dan Pepada Wewalungan.

Baca Juga: Bank BPD Bali Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Jelang Nyepi dan Lebaran

Kemudian, sehari setelah puncak pujawali sebagai Wayon Agung dan Pepada Penek, lanjut rangkaian lain hingga Bakti Patemi sebagai pamungkas pada 16 April mendatang.

"Kami mengimbau umat se-dharma untuk bisa mengikuti dan mendukung pelaksanaan Ngusaba Kadasa sesuai dengan apa yang sudah kami koordinasikan dengan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, TNI, dan Pemda," katanya.

Ia juga mengingatkan pamedek agar menjaga kebersihan areal pura selama pelaksanaan upacara.

Penggunaan plastik sekali pakai diimbau untuk diminimalisasi, termasuk saat nunas tirta agar menggunakan wadah yang dapat dipakai berulang kali.

"Kami tidak lagi menyediakan plastik, jadi mohon membawa tempat tirta yang bisa digunakan lebih dari sekali," tegasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#Pura Ulun Danu Batur #Kintamani #bangli #Ngusaba Kadasa