Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Anggaran Terbatas, Bangli Hanya Ikuti 10 Materi Pesta Kesenian Bali 2026

I Made Mertawan • Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:20 WIB
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangli Wayan Dirga Yusa. (Dok Bali Express)
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangli Wayan Dirga Yusa. (Dok Bali Express)

BALIEXPRESS.ID – Kabupaten Bangli dipastikan tidak dapat mengikuti seluruh materi Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026.

Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama pemerintah. Hal itu diakui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, Wayan Dirga Yusa ditemui pada Jumat (27/3/2026).

Dirga menjelaskan, pada PKB 2026 yang digelar Juni mendatang, Bangli hanya mampu mengikuti 10 dari total 16 materi, di antaranya gong kebyar dewasa putra dan putri, gong kebyar anak-anak, baleganjur remaja, bapang barong, taman penasar, dan beberapa materi lainnya. 

Baca Juga: Kabar Duka! Terdakwa Kasus Korupsi Beras Perumda Dharma Santhika Tabanan Meninggal Dunia  

Jika dilihat dari sisi SDM, Dirga mengatakan, Bangli sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengikuti seluruh materi. “Kami keterbatasan anggaran,” tegas Dirga.

Anggaran yang disiapkan tahun ini sekitar Rp1,5 miliar. Ia mengakui bahwa hampir setiap tahun persoalan anggaran membuat Kabupaten Bangli belum bisa mengirimkan peserta di semua materi PKB.

“Jumlah materi yang diikuti tahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelas pejabat asal Desa Demulih, Kecamatan Susut ini.

Baca Juga: Niat Sembahyang ke Pura Payasan Karangasem, 12 Pamedek Asal Denpasar Disengat Lebah

Meski demikian, Dirga berharap Bangli tetap bisa tampil optimal pada ajang seni tahunan tersebut.

Mantan kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Bangli ini menegaskan bahwa sekaa-sekaa seni yang tampil tahun ini merupakan formasi baru.

Ia mencontohkan, untuk drama gong akan diwakili oleh sekaa dari Desa Adat Jelekungkang, gong kebyar dewasa diwakili oleh sekaa dari Desa Songan, balegajur melibatkan sekaa dari Desa Batur. “Sekaa yang tampil sekarang banyak yang baru,” terangnya.

Untuk menentukan perwakilan yang layak tampil, Disparbud Bangli melakukan seleksi sekaligus memastikan kesiapan SDM.

Sekitar 550 pelaku seni yang akan turun di PKB tahun ini sudah berlatih secara intensif sejak pertengahan Januari 2026.

“Kami rutin melakukan evaluasi dua minggu sekali,” pungkas Dirga. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#PKB Bali #pesta kesenian bali #bangli