Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kampus UHN Sugriwa Gelar Matatah Massal Gratis

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB
MASSAL : Matatah massal yang digelar UHN Sugriwa di Auditorium Giri Prasta, Bangli, Selasa (30/6). 
MASSAL : Matatah massal yang digelar UHN Sugriwa di Auditorium Giri Prasta, Bangli, Selasa (30/6). 

BALIEXPRESS.ID - Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan Matatah Massal Gratis di Auditorium Giri Prasta, Bangli, Selasa (30/6). Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bangli.


Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah UHN Sugriwa yang dinilai selaras dengan program pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan matatah massal tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pelestarian tradisi dan budaya Hindu yang diwariskan secara turun-temurun.


“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan mendorong kegiatan ini karena langsung menyentuh, memotivasi, dan membantu anak-anak kita,” ujarnya. Ia menegaskan, Pemkab Bangli siap bersinergi dalam program-program sosial keagamaan serupa, sebagaimana selama ini telah menjalankan program ngaben massal bagi masyarakat.

Baca Juga: Catat Sejarah Baru, Operasi Saluran Cerna Berbantuan Robot Pertama Sukses Dilakukan di BIH


Sementara itu, Rektor UHN Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai-nilai agama, budaya, serta Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, metatah memiliki makna spiritual yang sangat penting dalam kehidupan umat Hindu sebagai simbol pengendalian Sad Ripu atau enam sifat negatif dalam diri manusia.


“Matatah massal ini merupakan bentuk kehadiran nyata UHN Sugriwa di tengah masyarakat. Selain membantu orang tua dalam melaksanakan kewajibannya kepada anak yang beranjak dewasa, kegiatan ini juga menjadi pelayanan kampus kepada umat,” jelasnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan peserta yang lebih luas pada tahun-tahun mendatang.


Ketua panitia, I Wayan Sujana, didampingi sekretaris I Nyoman Kiriana, menyampaikan bahwa sebanyak 31 peserta mengikuti kegiatan ini. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Bali maupun luar Bali, termasuk beberapa peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.


Salah satu peserta, Dewa Ayu Gemita Dewi, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti matatah secara gratis. Mahasiswi Program Magister Dharma Acarya asal Klungkung itu menilai program tersebut sangat membantu masyarakat yang ingin menjalankan kewajiban adat dan agama namun terkendala biaya. Harapan serupa juga disampaikan Efendi Angger Pradana asal Denpasar yang mengaku terbantu karena tidak lagi memiliki orang tua.


Rangkaian upacara diawali dengan Madengen-dengenan, Ngraja Singa atau Ngraja Sewala, serta Ngekeb yang dipimpin Jro Mangku I Gusti Ngurah Pertu Agung. Setelah prosesi sungkem memohon restu kepada orang tua, peserta menjalani prosesi matatah yang ditangani enam sangging.

 Prosesi kemudian ditutup dengan upacara Majaya-jaya yang dipuput Ida Pedanda Nyoman Temuku Manuaba. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai keagamaan. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
#metatah massal #uhn sugriwa