Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

8.731 Pelanggan Bisnis dan Industri Kecil Gratis Listrik Enam Bulan

I Putu Suyatra • Rabu, 6 Mei 2020 | 00:15 WIB
8.731 Pelanggan Bisnis dan Industri Kecil Gratis Listrik Enam Bulan
8.731 Pelanggan Bisnis dan Industri Kecil Gratis Listrik Enam Bulan


DENPASAR, BALI EXPRESS - Setelah para pelanggan rumah tangga daya 450 volt ampere (VA) yang mendapatkan subsidi listrik gratis selama tiga bulan, saat ini pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan tagihan listrik kepada pelanggan bisnis dan industri kecil daya 450 VA selama 6 bulan.


Executive Vice President Communication & CSR PLN Made Suprateka dalam keterangan persnya Senin (4/5) mengatakan, mekanisme penggratisan listrik untuk pelanggan golongan bisnis kecil B1/450 VA dan industri kecil I1/450 VA akan menggunakan cara yang sama dengan pendistribusian pembebasan listrik untuk golongan rumah tangga.


"Untuk pelanggan bisnis dan industri 450 VA pascabayar, secara otomatis tagihan untuk pemakaian pada rekening bulan Mei sampai dengan Oktober adalah nol rupiah," jelasnya. 


Sedangkan untuk pelanggan yang menggunakan token listrik, token gratis tersebut dapat diperoleh baik melalui website resmi PLN. Adapun mekanismenya dengan menggunakan Whatsapp akan memerlukan waktu beberapa hari karena PLN harus memasukkan database penerima yang berhak ke dalam sistem sehingga tepat sasaran. 


Jumlah database pelanggan yang harus dimasukkan ke dalam sistem kurang lebih sekitar 500 ribu ID pelanggan, dan dalam 12 jam, semua pelanggan dengan token listrik sudah dapat token gratisnya. Setelah itu, pelanggan dapat mengirimkan nomor ID pelanggannya ke nomor yang disebutkan, melalui aplikasi Whatsapp.


Apabila pelanggan tersebut datanya cocok sesuai dengan kriteria penerima program gratis listrik, maka pelanggan akan mendapatkan token yang dapat diisikan ke dalam meteran prabayar. "Distribusi token juga akan dilakukan dengan bekerja sama dengan perangkat desa untuk menjangkau pelanggan-pelanggan usaha dan industri yang kesulitan untuk mengakses jaringan internet," lanjutnya. 


Sementara itu, Maganer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Made Arya mengatakan, di Bali tercatat 8.715 pelanggan bisnis (B.1) daya 450 VA yang terdiri dari 5.324 pelanggan prabayar dan 3.391 pelanggan pascabayar. "Sementara pelanggan industri (I.1) daya 450 VA yaitu 16 pelanggan terdiri dari 7 pelanggan prabayar dan 9 pelanggan pascabayar," ungkapnya.

Editor : I Putu Suyatra
#covid-19 #corona #korona