Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BI Bali Rilis QRIS di RSUP Sanglah

Nyoman Suarna • Kamis, 27 Mei 2021 | 03:27 WIB
BI Bali Rilis QRIS di RSUP Sanglah
BI Bali Rilis QRIS di RSUP Sanglah

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat secara keseluruhan jumlah merchant yang menggunakan QRIS di Bali mencapai 217.936 hingga 11 Mei 2021. Terjadi peningkatan sebesar 754 persen dibandingkan dengan awal tahun 2020 yang tercatat sebesar 25.493 merchant.


“Sehubungan dengan itu, untuk merespon semakin luasnya penggunaan QRIS oleh masyarakat, per 1 Mei 2021 Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan menaikkan nominal transaksi QRIS dari Rp 2 juta per transaksi menjadi Rp 5 juta per transaksi,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Rabu (26/5).


Menyusul hal itu pula, sebagai langkah mendukung penerapan protokol kesehatan dalam hal transaksi di rumah sakit, Bank Indonesia Provinsi Bali bersama BPD Bali meresmikan penggunaan QRIS dan Virtual Account di RSUP Sanglah Denpasar.


“QRIS selain mendukung penerapan protokol kesehatan serta mempermudah transaksi pembayaran, juga memberikan manfaat bagi pengelolaan rumah sakit. Seperti transparansi, transaksi tercatat langsung, efisien, serta mengurangi biaya pengelolaan uang tunai,” jelasnya.


Trisno Nugroho menilai, implementasi pembayaran digital seperti QRIS dan virtual account di rumah sakit menjadi sangat urgent untuk dilakukan saat ini. Hal ini karena rumah sakit merupakan tempat terdepan dalam penanganan Covid-19 yang sangat rentan terhadap penyebaran virus. Sehingga penerapan protokol tatanan kehidupan era baru yang sesuai menjadi suatu keharusan. 


Dengan peresmian di RSUP Sanglah, semakin menambah daftar rumah sakit baik RS Pemerintah maupun swasta di wilayah Bali yang telah mengimplementasikan QRIS. Antara lain seperti Bali Royal Hospital (BROS), Surya Husadha Hopsital, BIMC Siloam, Rumah Sakit Umum Permata Hati, Rumah Sakit Mata Bali Mandara, Rumah Sakit Bali Mandara, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali, dan Rumah Sakit Puri Raharja.


“Penerapan protokol tatanan kehidupan era baru tersebut tidak hanya mengedepankan pada protokol kesehatan berupa pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, tetapi perlu diperluas pada semua ekosistem penyelenggaraan operasional rumah sakit, termasuk diantaranya adalah kegiatan penyelesaian transaksi,” jelasnya. (ika)

Editor : Nyoman Suarna
#rsup sanglah