Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Waroeng Steak and Shake Keluarkan Menu Steak Sambal Korek

Nyoman Suarna • Jumat, 18 Juni 2021 | 01:49 WIB
Waroeng Steak and Shake Keluarkan Menu Steak Sambal Korek
Waroeng Steak and Shake Keluarkan Menu Steak Sambal Korek

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Di tengah pandemi Covid-19, Waroeng Steak and Shake tetap konsisten menghidangkan menu steak yang ramah di kantong. Tempat makan kekinian ini juga terus berinovasi mengeluarkan menu-menu baru untuk memuaskan pelanggan. Yang terbaru, menu cita rasa lokal Indonesia, Steak Sambal Korek.


Manager Marketing PT Waroeng Steak Indonesia, Darwoto mengungkapkan, menu Steak Sambal Korek terdiri dari tiga varian, yakni Steak Chicken Sambal Korek yang dibanderol seharga Rp 20 ribu per porsi, Steak Dory Rp 22.727, dan Beef Sambal Korek Rp 24.545. Adapun sambal korek ini dipilih karena pihaknya ingin mengangkat taste lokal, dan sambal korek merupakan sambal asli Indonesia.


“Dari Waroeng Steak and Shake sendiri selalu berinovasi agar tetap dapat bertahan. Terakhir kami berinovasi produk dengan meluncurkan Steak Sambal Korek yang tastenya sangat lokal. Kami jual mulai harga Rp 20 ribuan sudah include daging steak, nasi, telor, dan sayur,” ungkap Darwoto di salah satu cabang Waroeng Steak and Shake Jalan Raya Kuta, Tuban, Badung, Kamis (17/6).


Menurutnya, Waroeng Steak and Shake harganya memang lebih ekonomis lantaran target pasarnya diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah. Selain itu, sesuai dengan visi dan misinya, pihaknya ingin memberikan kuliner steak yang bisa dinikmati warga Indonesia. 


“Dulu steak itu harganya mahal, bahkan pelajar Indonesia hampir takut makan steak karena stigma di masyarakat steak itu mahal. Jadi melalui ini, kami ingin mengajak warga Bali agar tetap mendukung produk lokal. Khususnya di saat pandemi ini, agar tetap membantu usaha lokal untuk pulih terutama di bidang kuliner,” paparnya.


Darwoto mengakui, selama pandemi penjualan steak naik-turun. Namun saat ini, khususnya di cabang Bali, penjualan sudah mulai stabil. Bahkan, pihaknya berencana untuk mengeluarkan menu terbaru bulan dengan yakni steak wagyu ketebalan 200 gr dengan harga Rp 90 ribuan.


Darwoto menyebutkan, di Bali sendiri, Waroeng Steak and Shake sudah memiliki empat cabang. Yakni di Jalan Tukad Yeh Aya, Renon, di Jalan Bedahulu, Lingkar Unud di dekat Kampus Udayana, dan di Jalan Raya Kuta, Tuban.(ika)

Editor : Nyoman Suarna