Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bertahan di Tengah Pandemi, Pengusaha Dekorasi di Gianyar Terus Kembangkan Kreatifitas

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 9 Februari 2022 | 20:59 WIB
BERTAHAN : Wirausaha muda asal Gianyar, I Made Adi Dharma Krisna Angga bersama rekannya saat membuat dekorasi. (ISTIMEWA)
BERTAHAN : Wirausaha muda asal Gianyar, I Made Adi Dharma Krisna Angga bersama rekannya saat membuat dekorasi. (ISTIMEWA)
GIANYAR, BALI EXPRESS – Di tengah pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian terpuruk, wirausaha muda asal Gianyar ini tak mau ikut terpuruk. I Made Adi Dharma Krisna Angga, 24, asal Banjar Pekandelan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar terus mengembangkan usaha dekorasi dan konveksi hingga menyerap 7 orang tenaga kerja.

 

Ia bersyukur di masa pandemi, permintaan dekorasi tetap berdatangan, mulai dari acara pernikahan, piodalan rumah dan pura, gathering perusahaan, dan kegiatan seremonial lainnya.

 

Dirinya menuturkan jika usahanya itu ia rintis di tahun 2017 lalu saat ia mencoba membuat hiasan dekorasi untuk upacara piodalan di rumahnya. Karya pemuda yang akrab disapa Angga itu pun mendapatkan banyak pujian sehingga membuat dirinya termotivasi untuk menjadikannya usaha. Sejak saat itu lah Angga sering diminta membuat dekorasi acara pernikahan dari rumah ke rumah. "Dan dalam ussaha ini saya bekerjasama dengan salah satu teman yang memiliki keahlian di seni patung dan ukiran," ungkapnya.

 

Dalam menjalankan usahanya ia senantiasa mengikuti tren sembari menyesuaikan dengan permintaan kliennya. Sehingga dirinya optimis usahanya tersebut akan terus berkembang selama ia terus berinovasi mengembangkan kreatifitasnya.

 

Ia pun memiliki ciri khas, yakni dekorasinya biasa menampilkan patung Condong dari Tarian Legong Keraton. Disamping itu sesuai anjuran pemerintah, Angga juga dominan mempergunakan bahan alami untuk dekorasi. Semisal janur, slepan, bunga dan sejenisnya, namun sewaktu-waktu dilakukan kombinasi.

 

Ditambahkannya jika permintaan dekorasi biasanya akan mengalir deras pada hari-hari tertentu, misalnya saat ada dewasa ayu Pewiwahan. “Kalau sudah dewasa ayu Pewiwahan, dalam satu hari bisa pasang dekorasi dibeberapa tempat,” lanjutnya.

 

Dan di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini dirinya pun mengaku tak berani mematok harga karena perekomian yang sulit. “Kita tahu bersama saat ini perekonomian sedang berat. Jadi soal harga masih bisa dibicarakan," sambungnya.

 

Terlepas dari itu semua, Angga mengaku bersyukur jika usaha miliknya bisa tetap bertahan di tengah pandemi. “Semoag situasi bisa normal lagi,” tandasnya. Editor : I Dewa Gede Rastana
#pengusaha #dekorasi #gianyar #bertahan #di tengah pandemi