Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pungutan Wisatawan Asing di Bali Belum Maksimal, Dispar Bali Gencar Lakukan Ini

I Putu Suyatra • Kamis, 13 Juni 2024 | 16:13 WIB

Wisatawan asing di Pura Ulun Danu Beratan, Tabanan Bali
Wisatawan asing di Pura Ulun Danu Beratan, Tabanan Bali

BALIEXPRESS.ID - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali terus menggencarkan upaya untuk memastikan seluruh wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Pulau Dewata telah membayar Pungutan Wisatawan Asing (PWA) sebesar Rp150 ribu per orang.

Hal ini dilakukan karena masih terdapat wisman yang belum mematuhi aturan tersebut.

Kepala Dispar Bali, Tjokorda Bagus Pemayun, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) PWA secara berkala ke berbagai objek wisata di Bali.

Baca Juga: Tak Hanya View Gunung Batur, 5 Glamping di Kintamani Bali Ini Tawarkan Kolam Renang Pribadi

Monev ini akan dilakukan dua kali setiap bulan untuk memastikan wisman telah melakukan pembayaran PWA.

"Kami akan mendatangi objek wisata dan melakukan pengecekan kepada wisatawan asing untuk memastikan mereka telah membayar PWA," jelas Tjok Bagus.

Ia menambahkan, jika ditemukan wisman yang belum membayar, petugas akan langsung mengarahkan mereka untuk segera melakukannya.

Baca Juga: Pemprov Bali Kuasai Laut 0-12 Mil, Tapi Tak Peroleh Hasil, Harapkan Pemerintah Pusat Beri Perhatian

Dispar Bali juga menghimbau kepada para agen perjalanan dan hotel untuk mengingatkan wisatawan agar selalu membawa bukti pembayaran PWA saat berlibur di Bali.

"Kami harap wisatawan juga dapat menunjukkan QR code yang dimiliki kepada petugas saat pengecekan," imbuhnya.

Dalam monev PWA ini, Dispar Bali akan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Pol PP Pariwisata Bali, asosiasi pariwisata, dan Bank BPD Bali.

Tjok Bagus menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan PWA ini.

Baca Juga: Kurangi Kemacetan, Arus Lalin Jalan Benesari Kuta Akhirnya Dirubah

Berbagai upaya sosialisasi dan edukasi tentang PWA telah dilakukan, baik melalui media sosial, media mainstream, maupun melalui berbagai acara wisata.

"Kami terus menerus melakukan sosialisasi tentang PWA ini, dan kami sampaikan bahwa dana PWA akan digunakan untuk pelestarian budaya dan alam Bali," tukasnya.

Peningkatan PWA untuk Pelestarian Budaya dan Alam Bali

PWA merupakan salah satu sumber pendanaan penting untuk pelestarian budaya dan alam Bali. Dana PWA akan digunakan untuk berbagai program, seperti:

-  Pemugaran dan pemeliharaan pura dan situs budaya lainnya

-  Pelestarian seni dan budaya Bali

-  Perlindungan dan pengelolaan kawasan wisata

-  Penataan lingkungan dan infrastruktur di Bali

Baca Juga: Ini Kronologi Tabrakan Honda Jazz Vs Truk yang Tewaskan Made Nido Linggih di Jalur Rendang Karangasem

Dengan memastikan seluruh wisman membayar PWA, Dispar Bali berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam menjaga kelestarian budaya dan alam Bali untuk generasi mendatang. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pwa #wisatawan #wisman