DENPASAR, BALI EXPRESS - Pembangunan Bandara Bali Utara tampaknya bukan lagi sekadar mimpi masyarakat semata.
Pasalnya, salah satu perusahaan China disebutkan telah berinvestasi untuk membangun Bandara Bali Utara.
Berdasarkan rilis yang diterima Bali Express (JawaPos Group), PT BIBU Panji Sakti mengumumkan kerja sama strategis dengan ChangYe Construction Group, Co. Ltd, perusahaan konstruksi terkemuka asal China.
Baca Juga: MIRIS Pria Pasuruan Jual Pacar di Bali Rp 1,5 Juta Lewat Twitter, Layani Wik-Wik Threesome
Hal ini dalam rangka mewujudkan pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara.
Proyek ini dikatakan mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan komitmennya dalam kunjungannya ke Bali pada awal bulan ini.
Dalam rilis tersebut terungkap bahwa Presiden Prabowo menyampaikan dukungan tersebut secara langsung di hadapan masyarakat Bali pada 3 November 2024, disambut dengan antusias oleh warga Bali Utara yang sudah menantikan proyek ini selama lebih dari dua dekade.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Rabu (13/11), Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, justru mengaku tak tahu-menahu soal investasi perusahaan China itu.
“Saya belum tahu,” katanya.
Mahendra Jaya bahkan menyebut belum mendapatkan informasi itu.
Padahal pada wawancara Senin (11/11), Mahendra Jaya optimistis bandara itu akan dibangun.
“Kami belum mendapat penjelasan,” imbuhnya.
Sebelumnya pada rilis tersebut, PT BIBU Panji Sakti secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan ChangYe Construction Group pada 8 November 2024 di Kantor KBRI Beijing.
Baca Juga: Ajak PPK dan PPS, KPU Klungkung Mulai Setting Logistik Pilkada 2024
Penandatanganan MoU ini disaksikan oleh Elizani T.X. Nadia Sumampouw, Minister Counsellor KBRI Beijing, yang mewakili Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok.
Dalam perjanjian ini, ChangYe Construction Group akan menjadi partner dan mendukung pembiayaan proyek dengan investasi sebesar USD 3 miliar.
Yu Xueze, President Director ChangYe Construction Group, menyatakan ketertarikannya terhadap proyek ini.
Baca Juga: Petani Karangasem Minta Perlindungan Hukum ke DPD RI Terkait Kasus Sengketa Tanah
"Kami sangat tertarik dengan proyek Bandara Internasional Bali Utara yang digagas oleh PT BIBU Panji Sakti. Selain gaungnya mendunia, proyek ini juga mengadopsi keseimbangan antara alam, manusia, dan Tuhan, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal. Ini adalah konsep bandara yang sangat unik," ungkap Yu Xueze.
Penglingsir Puri Agung Buleleng, A.A. Ngurah Ugrasena, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya atas komitmen pembangunan Bandara Bali Utara.
"Kami sangat terharu dengan pernyataan Bapak Presiden yang memenuhi janjinya kepada para penglingsir dan masyarakat Bali Utara. Ini adalah awal yang baik untuk memulai pembangunan yang sudah lama dinantikan," ujar Ugrasena.
Baca Juga: Bertemu Menko AHY, Pj Gubernur Bali Beber Hambatan Pembangunan Subway Bali
Ugrasena menekankan pentingnya proyek ini bagi masyarakat Bali Utara.
"Kami berharap pembangunan bandara ini dapat segera dieksekusi dan memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi Bali Utara. Ini akan menjadi alternatif yang sangat dibutuhkan selain Bandara Ngurah Rai," tambahnya.
CEO PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko, menyampaikan keyakinannya terhadap kerja sama ini.
"Dengan dukungan dari pemerintah dan sinergi yang terjalin, kami optimis proyek ini akan segera terwujud. Ini adalah langkah konkret menuju realisasi mimpi masyarakat Bali Utara," tutup Erwanto.
Dengan langkah strategis ini, PT BIBU Panji Sakti berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan bandara yang diharapkan bisa menjadi pendorong ekonomi baru serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Bali dan Indonesia pada umumnya.(***)
Editor : Rika Riyanti