Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PT BIBU Ajak Sejumlah Tokoh Puri ke KBRI Singapura, Tujuannya Gaet Investasi Besar untuk Bandara Bali Utara

I Putu Suyatra • Kamis, 19 Desember 2024 | 03:23 WIB

Direktur Utama PT. BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo (paling kiri) berpose bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo (tengah).
Direktur Utama PT. BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo (paling kiri) berpose bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo (tengah).

BALIEXPRESS.ID – Langkah besar diwujudkan PT BIBU Panji Sakti, pemrakarsa Bandara Internasional Bali Utara, dengan mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura untuk menjaring investor demi pembangunan megaproyek strategis ini.

Direktur Utama PT BIBU, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, bersama sejumlah tokoh Puri di Bali, bertemu langsung dengan Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo, guna membahas peluang kolaborasi dengan para pengusaha Singapura.

Fokus utama pertemuan ini adalah mempercepat realisasi Bandara Internasional Bali Utara yang digadang-gadang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Dewata.

"Proyek ini memiliki daya tarik luar biasa, baik di tingkat nasional maupun internasional, karena diyakini mampu menggerakkan ekonomi Bali Utara secara signifikan," ujar Erwanto dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (18/12).

Pertemuan tersebut diharapkan membuka jalan bagi sinergi strategis antara PT BIBU dan investor Singapura.

Erwanto optimistis kerja sama ini akan memberikan dampak nyata dalam pengembangan infrastruktur, mendorong ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali Utara.

Dukungan KBRI Singapura

Erwanto menyampaikan apresiasinya kepada KBRI Singapura yang siap memfasilitasi kerja sama ini.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari KBRI Singapura. Ini akan menjadi pendorong besar untuk mempercepat terwujudnya proyek ini," tegasnya.

Duta Besar Suryo Pratomo juga menegaskan komitmennya dalam mendukung proyek ini.

"KBRI Singapura akan terus memfasilitasi dan memperkuat kolaborasi dengan para investor demi keberhasilan proyek strategis yang berdampak besar bagi Indonesia," ungkapnya.

Pertemuan penting ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh adat seperti Penglingsir Puri Buleleng Anak Agung Ngurah Ugrasena, Penglingsir Puri Blahbatuh Anak Agung Ngurah Kakarsana, dan Kepala Bidang Ekonomi KBRI Singapura Tita Yowana Alwis.

Dukungan Investasi Rp50 Triliun dari Perusahaan China

Sebelumnya, PT BIBU telah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan perusahaan China, ChangYe Construction Group.

Kerja sama ini menghasilkan komitmen investasi senilai USD 3 miliar atau sekitar Rp50 triliun untuk mempercepat target pembangunan bandara yang direncanakan selesai pada 2027.

Proyek Bandara Internasional Bali Utara mencakup tiga zona utama: Airport, Aero City, dan Aerotropolis.

PT BIBU menjamin proyek ini tidak akan mengorbankan lahan produktif, permukiman masyarakat, situs bersejarah, maupun tempat ibadah.

Dengan konsep inovatif berupa restorasi daratan, PT BIBU juga memastikan lahan masyarakat tetap utuh dan hanya akan disewakan tanpa perubahan hak kepemilikan.

Mimpi Besar untuk Bali Utara

Megaproyek ini menjadi harapan baru bagi Bali Utara untuk tampil sebagai kawasan ekonomi strategis.

Dengan dukungan para pemangku kepentingan dan investor internasional, Bandara Internasional Bali Utara diharapkan menjadi pintu gerbang kemajuan, tidak hanya untuk Bali, tetapi juga Indonesia. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#singapura #PT Bibu Panji Sakti #investor #bandara bali utara #Suryo Pratomo