Pendapatan Tembus Rp 195,8 Miliar! Lalu Lintas di Tol Bali Mandara Melejit, JBT Catat Kinerja Gemilang di 2024
Putu Resa Kertawedangga• Kamis, 26 Juni 2025 | 02:09 WIB
Kondisi salah satu ruas Tol Bali Mandara saat terjadi kepadatan lalu lintas.
BALIEXPRESS.ID – Tol Bali Mandara mencatat lonjakan luar biasa sepanjang tahun 2024. Dengan rata-rata 50.200 kendaraan melintasi jalan tol ini setiap harinya, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) sebagai pengelola berhasil membukukan pendapatan fantastis senilai Rp 195,8 miliar – naik tajam 33 persen dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, dari sisi kinerja keuangan, PT JBT juga membukukan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) sebesar Rp 135,9 miliar, sebuah pencapaian signifikan yang mencerminkan efisiensi dan kinerja operasional yang optimal.
Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas capaian positif sepanjang tahun 2024 ini. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan PT JBT yang terus menjalankan strategi bisnis adaptif dan pelayanan prima,” ungkapnya, Rabu (25/6).
Sebagai jalan tol strategis sepanjang 12,7 km yang menghubungkan kawasan Nusa Dua, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dan Pelabuhan Benoa, Tol Bali Mandara menjadi tulang punggung mobilitas di Bali, terutama bagi sektor pariwisata dan logistik.
Untuk menjaga kualitas dan kenyamanan pengguna jalan, PT JBT juga terus melakukan berbagai program pemeliharaan rutin dan berkala, di antaranya:
Scraping, Filling, and Overlay (SFO) untuk menjaga kelancaran permukaan jalan,
Peremajaan tiang PJU,
Perbaikan marka dan rambu lalu lintas,
Perbaikan sambungan tiang pancang, hingga
Pemasangan sistem pemantauan struktur jalan tol guna menjamin keamanan pengguna secara menyeluruh.
“Komitmen kami adalah terus meningkatkan performa layanan dan kualitas infrastruktur. Kepercayaan dari pemegang saham, mitra, dan masyarakat menjadi energi utama kami untuk terus berkembang,” tegas Adi.
Dengan capaian ini, Tol Bali Mandara tak hanya menjadi jalur vital di Pulau Dewata, tetapi juga contoh sukses dalam pengelolaan jalan tol berkelanjutan dan berorientasi pada kepuasan pengguna.
Akankah angka ini kembali melonjak di 2025 seiring semakin pulihnya pariwisata Bali? ***